TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai memantapkan langkah dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 dengan menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Safari Ramadan dan Kampung Ramadan. Rapat tersebut berlangsung pada Kamis (12/2) di Ruang VIP Masjid Raya Baitul Izzah, Kota Bengkulu, dan dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan instansi vertikal, serta pihak swasta yang terlibat dalam kegiatan.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara detail konsep kegiatan, teknis pelaksanaan, hingga peran masing-masing instansi agar seluruh rangkaian acara berjalan optimal dan tepat sasaran. Salah satu agenda utama adalah penyelenggaraan Kampung Ramadan yang direncanakan berlokasi di halaman Masjid Raya Baitul Izzah dengan menggandeng berbagai mitra, termasuk stasiun televisi lokal RBTV sebagai pihak pendukung utama.
Kampung Ramadan dijadwalkan mulai digelar pada 18 atau 19 Februari 2026, menyesuaikan dengan awal puasa. Kegiatan ini dirancang menjadi ruang interaksi masyarakat yang memadukan nilai ibadah, pemberdayaan ekonomi, serta hiburan edukatif bernuansa Islami.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan bahwa kegiatan Ramadan tahun ini tidak boleh sekadar seremonial, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, terutama di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.
Menurutnya, momentum Ramadan harus dimanfaatkan sebagai sarana menggerakkan sektor ekonomi rakyat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah. “Kita ingin Ramadan benar-benar terasa dampaknya. UMKM bisa berjualan, masyarakat terbantu memenuhi kebutuhan, dan harga-harga tetap terkendali,” ujar Herwan dalam arahannya.
Sebagai bagian dari Safari Ramadan, Pemprov Bengkulu akan menghadirkan program pasar murah di setiap lokasi kunjungan. Pasar murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan tepung dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya keluarga berpenghasilan rendah, dalam memenuhi kebutuhan selama bulan puasa.
Pelaksanaan pasar murah akan melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, BAZNAS, perbankan, serta sejumlah mitra lainnya. Selain itu, Bank Indonesia juga akan membuka layanan penukaran uang pecahan kecil untuk memudahkan masyarakat menyiapkan kebutuhan menjelang Idulfitri.
Herwan menekankan pentingnya sinergi antar-OPD dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Ia meminta setiap instansi bekerja cepat, terkoordinasi, dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Menurutnya, persiapan yang matang menjadi kunci agar program benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kendala di lapangan.
Di sisi lain, Kampung Ramadan juga akan menjadi wadah promosi bagi UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM. Berbagai produk lokal seperti makanan khas, minuman tradisional, kerajinan tangan, hingga kebutuhan sembako akan ditampilkan dan dipasarkan kepada pengunjung. Dengan demikian, Kampung Ramadan diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan religi, tetapi juga pusat perputaran ekonomi masyarakat.
Tak hanya itu, panitia juga merancang beragam kegiatan pendukung seperti lomba-lomba Islami, ceramah keagamaan, santunan sosial, serta hiburan bernuansa religi untuk menambah semarak suasana. Seluruh kegiatan tersebut dirancang tetap mengedepankan nilai edukasi dan kebersamaan.
Herwan menegaskan, seluruh program yang disiapkan harus benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ia berharap tidak ada kegiatan yang sekadar formalitas tanpa dampak nyata. “Setiap OPD harus paham perannya. Jangan sampai ada yang tumpang tindih atau justru tidak berjalan. Tujuan utama kita adalah membantu masyarakat,” tegasnya.
Dengan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga keuangan, dunia usaha, dan media, Pemprov Bengkulu optimistis Safari Ramadan dan Kampung Ramadan 1447 H/2026 akan menjadi kegiatan yang lebih tertata, meriah, dan membawa manfaat langsung. Tidak hanya memperkuat nilai spiritual, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di bulan penuh berkah.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra