Skip to main content

Sampah dan Bangunan Liar Jadi Fokus Penataan Pantai Panjang

Sampah dan Bangunan Liar Jadi Fokus Penataan Pantai Panjang

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Pasca Lebaran Idulfitri, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, berencana mempercepat penataan kawasan Pantai Panjang yang menjadi destinasi favorit masyarakat. Rencana ini disampaikan setelah ia menerima surat dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, terkait penyerahan pengelolaan Pantai Panjang kepada Pemerintah Kota Bengkulu.

Dalam keterangannya, Dedy menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperindah Pantai Panjang serta menarik kembali wisatawan. Ia menegaskan bahwa dukungan dari Kapolda dan Kapolres sangat positif terhadap rencana ini.

"Alhamdulillah, Pak Kapolda dan Kapolres mengapresiasi rencana penataan kawasan ini. Tujuan utama kita adalah membuat pantai lebih indah sehingga menarik wisatawan, baik lokal maupun luar daerah. Jika banyak wisatawan yang datang, maka perputaran ekonomi akan semakin meningkat dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya," ungkap Dedy saat meninjau kawasan pantai bersama Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Mardiyono, Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, serta unsur Forkopimda dan beberapa kepala OPD.Dedy menjelaskan bahwa langkah pertama dalam penataan ini adalah melakukan pembersihan pantai secara menyeluruh. Saat ini, kondisi Pantai Panjang dinilai kurang terawat dengan banyaknya sampah yang berserakan, ilalang yang tumbuh tinggi, serta keberadaan bangunan liar yang semakin banyak. Oleh karena itu, pihaknya akan segera berkoordinasi untuk membersihkan seluruh area pantai.

Terkait keberadaan bangunan liar, Dedy menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan pendekatan persuasif kepada pemilik bangunan yang berdiri di sepanjang garis pantai, mulai dari Pantai Pasir Putih hingga Pantai Zakat. Langkah ini bertujuan agar bangunan-bangunan tersebut tidak menghalangi pemandangan laut yang menjadi daya tarik utama kawasan ini.

"Kami akan melakukan pendekatan kepada para pemilik bangunan liar agar tidak mengganggu keindahan dan pemandangan pantai. Area dari Pasir Putih hingga Zakat harus tetap terbuka agar pengunjung dapat menikmati panorama pantai secara maksimal," jelasnya.

Dedy berharap seluruh elemen masyarakat mendukung upaya ini demi menjadikan Pantai Panjang semakin indah dan menarik lebih banyak wisatawan. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, diharapkan roda perekonomian lokal dapat berputar lebih cepat sehingga kesejahteraan masyarakat Bengkulu semakin meningkat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra