TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Kota Bengkulu menunjukkan kepedulian kepada warga yang sedang berduka melalui kehadiran dalam taziah malam ketiga almarhumah Fahra Oktama Putri binti Fahrizal Effendi, Kamis (22/10/2026) malam. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman keluarga almarhumah dengan dihadiri jajaran pemerintah daerah, perangkat lingkungan, serta masyarakat setempat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni hadir mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan pemerintah kepada keluarga Fahrizal Effendi dan Dety yang tengah menghadapi kehilangan putri tercinta.
Fahra Oktama Putri meninggal dunia pada Senin, 19 Oktober 2026, dalam usia 16 tahun. Semasa hidup, remaja tersebut tercatat sebagai siswi SMA Negeri 3 Kota Bengkulu. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga dan orang-orang terdekat.
Dalam kesempatan tersebut, Herwan Antoni menyampaikan ungkapan belasungkawa sekaligus mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan memperoleh ketabahan dalam menghadapi masa sulit. Ia menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat, termasuk ketika menghadapi peristiwa duka.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga Bapak Fahrizal Effendi atas berpulangnya putri tercinta. Kehadiran kami di sini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan kepada keluarga yang sedang menghadapi musibah,” ujar Herwan.
Ia berharap kedua orang tua almarhumah beserta seluruh keluarga dapat melewati masa kehilangan dengan hati yang ikhlas dan penuh kesabaran. Menurutnya, setiap musibah merupakan ujian kehidupan yang perlu dihadapi dengan keimanan, sembari memohon pertolongan dan kekuatan dari Allah SWT.
Herwan juga mengajak seluruh pihak untuk terus memberikan perhatian kepada keluarga yang sedang berduka. Dukungan dari lingkungan sekitar, baik melalui doa maupun kehadiran secara langsung, dinilai dapat menjadi penguat emosional bagi mereka yang tengah berusaha menerima kenyataan pahit akibat kehilangan anggota keluarga.
Taziah malam ketiga tersebut turut dihadiri Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Bengkulu, Camat Selebar, ketua RT dan RW, serta warga di lingkungan tempat tinggal almarhumah.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan pentingnya kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Di tengah suasana duka, perhatian dari pemerintah dan masyarakat menjadi pengingat bahwa keluarga yang mengalami musibah tidak harus menghadapi kesedihan seorang diri.
Lebih dari sekadar kunjungan belasungkawa, kegiatan taziah juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Interaksi langsung seperti ini memberikan kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menunjukkan empati sekaligus menjaga kedekatan dengan warga.
Herwan Antoni menilai nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan gotong royong perlu terus dipelihara dalam kehidupan sosial. Menurutnya, kepedulian tidak hanya ditunjukkan ketika masyarakat menghadapi persoalan besar, tetapi juga melalui perhatian sederhana yang diberikan secara tulus saat seseorang mengalami kehilangan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kota Bengkulu berharap keluarga almarhumah Fahra Oktama Putri mendapatkan dukungan moril yang berarti. Doa dan kebersamaan yang terjalin diharapkan membantu keluarga menjalani masa berduka dengan lebih kuat.
Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dalam situasi seperti ini sekaligus menegaskan pentingnya pelayanan publik yang mengedepankan sisi kemanusiaan. Tidak hanya menjalankan fungsi pemerintahan, jajaran daerah diharapkan mampu membangun hubungan sosial yang dekat, peduli, dan responsif terhadap kondisi warga.
Taziah malam ketiga Fahra Oktama Putri pun menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial di Kota Bengkulu. Di tengah kehilangan yang dirasakan keluarga, perhatian dan doa dari berbagai pihak diharapkan menjadi sumber penguatan agar mereka senantiasa diberi keikhlasan, kesabaran, dan keteguhan dalam menghadapi cobaan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra