Skip to main content

Sekolah Rakyat Jangkau 260 Anak di Kota Bengkulu, Mayoritas Siswa SMA

Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu Afriyenita menyampaikan perkembangan penerima manfaat Program Sekolah Rakyat yang hingga Oktober 2026 telah menjangkau 260 anak dari jenjang SD, SMP dan SMA di Kota Bengkulu.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah terus memperkuat akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi melalui Program Sekolah Rakyat. Di Kota Bengkulu, program yang menjadi salah satu kebijakan pemerintah pusat tersebut telah dimanfaatkan oleh ratusan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.

Data Dinas Sosial Kota Bengkulu hingga Selasa (6/10/2026) mencatat sebanyak 260 anak telah menjadi penerima manfaat Program Sekolah Rakyat. Mereka berasal dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah atas dengan latar belakang keluarga penerima manfaat.

Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, mengatakan keberadaan Sekolah Rakyat menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan.

Menurutnya, kondisi ekonomi keluarga tidak semestinya menjadi alasan seorang anak kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan. Karena itu, program tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

“Program Sekolah Rakyat ini hadir sebagai bentuk kepedulian dan intervensi nyata pemerintah agar seluruh anak-anak kita, tanpa terkecuali, mendapatkan hak pendidikan yang layak,” kata Afriyenita di Bengkulu, Selasa (6/10/2026).

Berdasarkan data terbaru Dinas Sosial Kota Bengkulu, penerima manfaat terbagi dalam tiga kelompok jenjang pendidikan. Sebanyak 45 siswa tercatat berada pada jenjang Sekolah Dasar (SD).

Selanjutnya, terdapat 51 siswa yang mengikuti pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sementara jumlah terbesar berada di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), yakni sebanyak 164 siswa dalam dua tahun ajaran.

Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan terhadap dukungan pendidikan cukup besar pada jenjang SMA. Pada fase ini, kebutuhan pendidikan anak semakin kompleks sehingga beban yang harus ditanggung keluarga juga dapat meningkat.

Afriyenita menilai, keberadaan program tersebut menjadi penting untuk memastikan anak-anak dari keluarga yang membutuhkan tetap memiliki peluang menyelesaikan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.

Selain memberikan akses pendidikan, keberlanjutan program juga dinilai memiliki arti penting dalam mempersiapkan kualitas sumber daya manusia di Kota Bengkulu. Anak-anak yang memperoleh kesempatan belajar secara layak diharapkan mampu berkembang dan memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi masa depan.

Pemerintah Kota Bengkulu pun berharap Program Sekolah Rakyat tidak berhenti pada jumlah penerima manfaat yang ada saat ini. Perluasan jangkauan dinilai penting agar semakin banyak anak yang membutuhkan dapat memperoleh kesempatan serupa.

“Data per hari ini menunjukkan ada 45 anak di jenjang SD, 51 anak di jenjang SMP, serta 164 anak di tingkat SMA yang telah merasakan manfaatnya,” ujar Afriyenita.

Pemkot Bengkulu menempatkan penguatan akses pendidikan sebagai bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan dukungan program pemerintah pusat dan pendataan yang tepat sasaran, anak-anak dari keluarga kurang mampu diharapkan tetap dapat mengenyam pendidikan tanpa harus terhambat persoalan ekonomi.

Program Sekolah Rakyat sekaligus diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi Kota Bengkulu. Semakin luas akses pendidikan yang diterima masyarakat, semakin besar pula peluang daerah mencetak generasi yang memiliki kemampuan, pengetahuan, dan daya saing.

Dengan demikian, keberlanjutan program tersebut bukan hanya berkaitan dengan menekan potensi putus sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kualitas manusia Bengkulu secara berkesinambungan.

Pewarta :Amg 

Editing : Adi Saputra