TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Tersembunyi di tengah rimbunnya hutan Kabupaten Lebong, Bengkulu, terdapat sebuah keajaiban alam yang belum banyak dikenal wisatawan: Telaga Putri Tujuh Warna. Sesuai namanya, kawasan ini menyuguhkan fenomena langka berupa air telaga yang memancarkan beragam warna — mulai dari biru, hijau, merah muda, putih, hingga keperakan. Keindahan alam yang berpadu dengan misteri membuat tempat ini dijuluki sebagai “permata tersembunyi” Lebong.
Telaga Putri Tujuh Warna berada di area seluas sekitar 50 hektar, dikelilingi pepohonan besar dan vegetasi alami yang masih sangat terjaga. Di kawasan ini terdapat tujuh telaga dengan ukuran dan warna air yang berbeda-beda. Setiap telaga seolah memiliki karakter unik, menciptakan panorama yang memukau. Di waktu tertentu, warna air bisa berubah akibat pantulan cahaya matahari, kandungan mineral di dasar telaga, serta vegetasi yang tumbuh di sekitarnya. Fenomena ini menjadikan Telaga Putri Tujuh Warna tak hanya indah dipandang, tetapi juga menarik untuk diteliti secara ilmiah.
Untuk mencapai lokasi, wisatawan harus menempuh perjalanan darat dan trekking selama kurang lebih tiga jam melewati jalur hutan yang menantang. Jalan setapak yang dilalui masih alami, diiringi suara burung, gemericik air sungai kecil, dan udara pegunungan yang sejuk. Meski medan perjalanan cukup berat, rasa lelah akan terbayar lunas begitu tiba di lokasi. Permukaan telaga yang berkilauan memantulkan warna-warni alami, menghadirkan suasana magis seolah berada di dunia lain.
Selain menawarkan keindahan alam, Telaga Putri Tujuh Warna juga menyimpan kisah mistis yang masih dipercaya masyarakat setempat. Konon, telaga ini dihuni oleh makhluk gaib penjaga yang berwujud putri jelita. Masyarakat sekitar percaya, perubahan warna air merupakan tanda bahwa sang putri tengah “menampakkan diri”. Cerita ini telah diwariskan turun-temurun dan menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang menyukai wisata budaya dan spiritual.
Pemerintah Kabupaten Lebong bersama masyarakat kini mulai berupaya mempromosikan kawasan ini sebagai destinasi ekowisata unggulan. Selain menjaga kelestarian alam, mereka juga ingin membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar melalui kegiatan wisata berbasis konservasi. Akses jalan dan fasilitas dasar seperti tempat istirahat dan papan petunjuk mulai dibangun secara bertahap agar wisatawan bisa lebih mudah berkunjung tanpa mengurangi keaslian lingkungan.
Meski belum sepopuler Danau Dendam Tak Sudah di Bengkulu atau Danau Ranau di perbatasan Lampung, Telaga Putri Tujuh Warna memiliki potensi besar menjadi ikon wisata baru provinsi Bengkulu. Dengan promosi yang tepat dan pengelolaan yang berkelanjutan, kawasan ini bisa menjadi destinasi favorit pecinta alam, peneliti, dan fotografer yang mencari panorama eksotis sekaligus pengalaman spiritual yang mendalam.
Telaga Putri Tujuh Warna bukan sekadar tempat wisata — ia adalah simbol keharmonisan antara alam, legenda, dan kehidupan masyarakat lokal. Di balik perjalanan yang melelahkan, tersimpan keindahan sejati yang menanti untuk ditemukan: sebuah telaga penuh warna yang merefleksikan pesona Lebong, permata tersembunyi yang layak dikenal dunia.
Pewarta : Harlis Sang Putra
Editing : Adi Saputra