TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Suasana religius menyelimuti Masjid Raya Baitul Izzah saat kegiatan Murokaz Al-Qur’an 30 Juz resmi dimulai, Kamis (19/02). Program bertema “Ramadan Bahagia, Raih Takwa Bersama” tersebut dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, yang hadir mewakili Gubernur Bengkulu.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Februari, setiap pukul 08.00 WIB sampai 15.30 WIB. Selama pelaksanaan, para peserta akan menuntaskan pembacaan Al-Qur’an sebanyak 30 juz sebagai bentuk penguatan spiritual dalam menyambut dan mengisi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi.
Dalam sambutannya, Khairil Anwar menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, kegiatan yang berorientasi pada penguatan nilai-nilai keagamaan sangat selaras dengan visi daerah dalam membangun masyarakat yang religius dan berkarakter.
“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan penghargaan kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Murokaz Al-Qur’an menjadi salah satu wujud nyata penguatan syiar Islam di tengah masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta dan tamu undangan.
Ia menilai, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah ritual, melainkan juga ruang refleksi untuk memperbaiki kualitas diri. Karena itu, keberadaan kegiatan seperti Murokaz dinilai mampu menjadi wadah pembinaan rohani yang berdampak luas bagi kehidupan sosial.
Khairil juga mengajak masyarakat memanfaatkan tiga hari pelaksanaan kegiatan tersebut untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an. Menurutnya, interaksi yang intens dengan kitab suci akan menumbuhkan ketenangan batin sekaligus memperkokoh moralitas.
“Jika Al-Qur’an dijadikan pedoman hidup dan dibaca secara rutin, insyaAllah keberkahan akan turun bagi daerah kita. Semakin banyak aktivitas keagamaan yang digelar, semakin kuat pula fondasi spiritual masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, panitia pelaksana menjelaskan bahwa Murokaz Al-Qur’an tidak hanya ditujukan bagi para hafiz dan hafizah. Seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga orang tua, diberi kesempatan untuk ambil bagian dalam tilawah bersama.
Konsep yang diusung dalam kegiatan ini menekankan kebersamaan dan konsistensi membaca Al-Qur’an hingga khatam 30 juz. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok agar proses tilawah berjalan tertib dan terarah. Selain membaca, peserta juga diarahkan untuk memahami makna ayat sebagai bentuk pendalaman spiritual.
Panitia berharap kegiatan ini mampu membangkitkan kembali semangat membaca Al-Qur’an yang mungkin mulai berkurang di tengah kesibukan sehari-hari. Ramadan dianggap sebagai waktu yang tepat untuk menata ulang prioritas dan memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Sejumlah peserta mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan motivasi tambahan untuk lebih disiplin dalam beribadah.
Lebih dari sekadar agenda seremonial, Murokaz Al-Qur’an diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang terus digelar setiap Ramadan. Dengan tema “Ramadan Bahagia, Raih Takwa Bersama”, kegiatan ini membawa pesan bahwa kebahagiaan sejati dapat diraih melalui kedekatan dengan Al-Qur’an dan pengamalan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama masyarakat berupaya membangun lingkungan yang harmonis dan penuh nilai keislaman. Diharapkan, semangat kebersamaan dalam tilawah mampu mempererat ukhuwah Islamiah serta menciptakan suasana Ramadan yang lebih bermakna.
Dengan terselenggaranya Murokaz Al-Qur’an 30 Juz ini, Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan budaya religius yang kuat. Ramadan 1447 Hijriah pun diharapkan menjadi momentum memperkuat takwa, memperdalam keimanan, serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Perwarta : Amg
Editing : Adi Saputra