Skip to main content

Tim Khusus Dibentuk: Pemerintah Bengkulu Tengah Serius dalam Penurunan Angka Stunting

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah mengadakan forum penting dalam rangka penanggulangan stunting..Sabtu (11/5)( Rizon - teropongpublk.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah mengadakan forum penting dalam rangka penanggulangan stunting. Acara yang diselenggarakan di Rumah Dinas Bupati Bengkulu Tengah tersebut merupakan bentuk komitmen serius dalam mengatasi masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di banyak daerah di Indonesia.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Penjabat (Pj.) Bupati Bengkulu Tengah Dr. Heriyandi Roni, M.Si., Sekretaris Daerah Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., Asisten Pemerintahan dan Kesra Nurul Iwan Setiawan, S.Sos.,M.Si, Kepala Bappeda Dra. Hj. Yuhana, MM., Kepala Dinkes Barti Hasibuan, S.km, Kepala Dinas Sosial Watiullah,M.Pd, Kepala DP3AP2KB Ns. Gusti Miniarti, S.Kep.,M.H, Direktur RSUD Bengkulu Tengah dr. Heri Kurniawan, serta para Kepala Puskesmas di Kabupaten Bengkulu Tengah beserta undangan terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bengkulu Tengah Heri Roni menegaskan bahwa pertemuan tersebut adalah tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu. Salah satu fokus utama pertemuan ini adalah kualitas data terkait stunting di Kabupaten Bengkulu Tengah, yang menurutnya masih memiliki margin error yang cukup tinggi. Data dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) menunjukkan angka stunting sebesar 23,2%, sedangkan data dari Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) pada Februari 2024 menunjukkan angka sebesar 3,61%.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinkes Barti Hasibuan menyampaikan pentingnya pemahaman yang lebih mendalam terhadap prosedur dan penginputan data stunting di Bengkulu Tengah. Dia menegaskan perlunya kerja sama dari semua pihak terkait untuk mencari solusi terbaik guna menurunkan angka stunting di daerah tersebut. Diskusi pun digelar, di mana para kepala atau perwakilan puskesmas di Bengkulu Tengah berbagi data terkait balita yang terdampak stunting di setiap kecamatan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Rachmat Riyanto menegaskan pentingnya fokus dan kerja keras dalam menekan angka stunting dalam waktu yang telah ditentukan, yakni 3 bulan ke depan sebelum dilakukan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) yang akan menentukan posisi stunting Bengkulu Tengah di tingkat provinsi.

Hasil rapat tersebut mengungkapkan rencana Pemerintah Daerah untuk membentuk tim khusus yang bertanggung jawab memantau dan memastikan pencapaian setiap target penurunan stunting di setiap desa, serta memastikan bantuan-bantuan yang diberikan tepat sasaran. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Pewarta :Rizon

Editing: Adi saputra