Skip to main content

Trail Adventure Hari Bhayangkara ke-80, Komisi 4 Miftakhul Khoirudin Dorong Sinergi dan Sportivitas Antarinstansi

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Miftakhul Khoirudin atau yang akrab disapa Stack Ponco Gati, menghadiri kegiatan Trail Adventure yang diselenggarakan Polres Blitar Kota di kawasan Museum Georama, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Minggu (19/7/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<<>>>>>   Semangat kebersamaan dan sinergi antarlembaga mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di wilayah Blitar. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Miftakhul Khoirudin atau yang akrab disapa Stack Ponco Gati, menghadiri kegiatan Trail Adventure yang diselenggarakan Polres Blitar Kota di kawasan Museum Georama, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan Trail Adventure tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dan hubungan antarlembaga. Sejumlah unsur pemerintahan, aparat keamanan, komunitas, serta masyarakat ikut ambil bagian dalam kegiatan yang mengedepankan olahraga, kebersamaan, dan semangat persaudaraan tersebut.

Kehadiran Miftakhul Khoirudin menjadi bentuk dukungan DPRD Kabupaten Blitar terhadap kegiatan yang dinilai mampu memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.

Menurut Miftakhul, kegiatan olahraga seperti Trail Adventure memiliki nilai lebih karena mampu mempertemukan berbagai elemen dalam suasana yang lebih santai dan penuh kebersamaan. Interaksi yang terbangun melalui kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi modal penting dalam memperkuat koordinasi ketika menjalankan tugas masing-masing.

“Trail Adventure ini bukan hanya soal olahraga atau hobi. Ada semangat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi yang sangat penting. Ketika hubungan antarlembaga terjalin dengan baik, koordinasi dalam menjalankan tugas untuk masyarakat juga akan semakin mudah,” ujar Miftakhul.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Polres Blitar Kota yang telah menggelar kegiatan tersebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya perlu dimaknai sebagai momentum internal bagi institusi kepolisian, tetapi juga dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat.

“Hari Bhayangkara harus kita maknai sebagai momentum untuk memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat dan seluruh stakeholder. Kegiatan seperti ini sangat positif karena suasananya membangun kebersamaan, tetapi sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi,” katanya.

Miftakhul menilai olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai latar belakang. Dalam kegiatan Trail Adventure, para peserta dihadapkan pada medan yang menantang sehingga dibutuhkan keberanian, konsentrasi, kemampuan mengendalikan diri, serta saling membantu.

Nilai-nilai tersebut, menurutnya, juga relevan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Dalam trail kita belajar bahwa medan tidak selalu mudah. Ada tanjakan, turunan, jalan licin, dan berbagai tantangan. Tetapi kalau kita saling membantu dan menjaga kekompakan, semuanya bisa dilewati. Semangat seperti ini juga harus kita bawa dalam kehidupan sosial dan pemerintahan,” ungkapnya.

Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Miftakhul juga melihat kegiatan olahraga dan komunitas sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki ruang positif untuk beraktivitas.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan komunitas dan masyarakat perlu terus dikembangkan. Selain memberikan manfaat bagi kesehatan, kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial.

“Kita tentu berharap semakin banyak kegiatan positif yang melibatkan masyarakat. Olahraga bukan hanya membuat tubuh sehat, tetapi juga membangun mental, disiplin, sportivitas, dan persaudaraan. Ini sangat penting terutama untuk membangun generasi dan masyarakat yang aktif serta produktif,” jelasnya.

Di sisi lain, kegiatan Trail Adventure juga dinilai memiliki potensi untuk memperkenalkan berbagai destinasi dan potensi wilayah Kabupaten Blitar. Kawasan Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, yang memiliki sejumlah potensi wisata dan lanskap alam, menjadi salah satu lokasi yang menarik untuk kegiatan berbasis olahraga dan komunitas.

Miftakhul berharap kegiatan seperti ini dapat dikembangkan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, kelestarian lingkungan, serta keterlibatan masyarakat sekitar.

Menurutnya, kegiatan olahraga berbasis alam dapat memberikan manfaat ganda apabila dikelola dengan baik. Selain menjadi ruang rekreasi dan olahraga, kegiatan tersebut juga berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM, kuliner, jasa, maupun usaha lokal lainnya.

“Kalau kegiatan seperti ini dikemas secara berkelanjutan dan melibatkan masyarakat sekitar, dampaknya bisa lebih luas. Peserta datang, masyarakat bisa ikut bergerak secara ekonomi, UMKM mendapatkan kesempatan, dan potensi wilayah juga semakin dikenal. Tentunya semua harus tetap memperhatikan lingkungan dan keselamatan peserta,” tuturnya.

Miftakhul menegaskan, sinergi antara DPRD, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan salah satu modal penting dalam menjaga keamanan dan kondusivitas daerah.

Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.

Karena itu, komunikasi dan hubungan yang baik antarlembaga harus terus dipelihara, tidak hanya ketika muncul persoalan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang bersifat membangun kebersamaan.

“Kondusivitas daerah tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja. Polri punya tugas dan kewenangannya, pemerintah punya peran, DPRD juga punya fungsi, dan masyarakat menjadi bagian yang sangat penting. Semuanya harus berjalan bersama. Sinergi itu harus terus dirawat,” tegasnya.

Ia berharap semangat yang dibangun dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dapat terus berlanjut dalam berbagai bentuk kegiatan lainnya.

Tidak hanya dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam membangun komunikasi sosial, meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, serta menciptakan ruang-ruang positif yang mempererat persaudaraan.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin profesional, semakin dekat dengan masyarakat, dan terus menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan. Semoga sinergi antara Polri, pemerintah, DPRD, dan masyarakat juga semakin kuat,” pungkas Miftakhul.

Trail Adventure tersebut akhirnya tidak hanya menjadi ajang menguji kemampuan peserta menaklukkan medan, tetapi juga menjadi simbol bahwa semangat kebersamaan dapat dibangun melalui berbagai cara.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bahwa kolaborasi, sportivitas, komunikasi, dan solidaritas merupakan nilai yang harus terus dijaga demi menciptakan suasana daerah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.(Adv).

Pewarta: Agus Faisal

Editing : Adi Saputra