TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Musibah kebakaran kembali mengguncang Kota Bengkulu. Kali ini, peristiwa memilukan itu terjadi di kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Enggang, RT 7 RW 2, Kelurahan Cempaka Permai, Senin sore (26/1/2026).
Satu unit rumah milik pasangan lanjut usia, Untung Sudhiarto (67) dan istrinya Saptanti Nugrohowati (65), ludes dilalap api hingga rata dengan tanah. Tidak ada bagian bangunan yang tersisa, bahkan kendaraan yang berada di dalam garasi ikut menjadi korban.
Kobaran api yang muncul sekitar pukul 16.45 WIB dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan. Di dalam garasi, sebuah mobil jenis Datsun Go+ Panca bernomor polisi BD 1224 CB juga hangus tak terselamatkan. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun derasnya api membuat usaha tersebut tidak membuahkan hasil hingga petugas pemadam tiba di lokasi.
Mengetahui peristiwa tersebut, Wakil Walikota Bengkulu, Ronny PL Tobing, langsung turun ke lapangan untuk meninjau kondisi korban dan lokasi kejadian. Kehadirannya menjadi bentuk nyata empati pemerintah terhadap warganya yang sedang tertimpa musibah.
Di tengah puing-puing sisa kebakaran, Ronny menyampaikan rasa prihatin yang mendalam sekaligus memberikan penguatan moril kepada keluarga korban.
“Kami datang untuk memastikan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka sedang mengalami ujian berat seperti ini. Pak Untung dan keluarga tidak sendiri. Kami akan berupaya membantu semampu kami,” kata Ronny di sela kunjungan.
Selain memberikan bantuan awal, Ronny juga menyampaikan pesan penghiburan kepada pasangan lansia tersebut agar tetap tabah dan tidak larut dalam kesedihan. Menurutnya, setiap cobaan pasti memiliki hikmah yang tidak selalu dapat dipahami saat ini.
“Musibah ini tentu berat, tetapi kita harus tetap kuat dan berserah kepada Tuhan. Semoga ke depan ada jalan dan rezeki yang lebih baik sebagai pengganti dari apa yang telah hilang,” ujarnya dengan nada penuh empati.
Dalam peristiwa itu, Untung Sudhiarto diketahui mengalami luka bakar di bagian tangan. Luka tersebut didapat saat ia berusaha menyelamatkan diri sekaligus mengamankan beberapa barang penting dari dalam rumah ketika api mulai membesar. Meski tidak mengancam jiwa, luka tersebut tetap memerlukan perawatan agar tidak menimbulkan infeksi.
Sementara itu, warga sekitar mengaku sempat panik karena api dengan cepat menjalar dari bagian dalam rumah ke seluruh bangunan. Struktur bangunan yang sebagian besar berbahan mudah terbakar mempercepat penyebaran api. Asap tebal juga sempat menyelimuti kawasan tersebut, membuat warga kesulitan mendekati lokasi.
Menanggapi kejadian ini, Wakil Walikota Bengkulu mengingatkan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya terkait potensi kebakaran yang sering kali dipicu oleh korsleting listrik maupun kebocoran gas. Ia mengajak warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan peralatan rumah tangga dalam kondisi aman.
“Kita tidak pernah tahu kapan musibah datang. Tapi setidaknya, kita bisa mengurangi risikonya dengan memastikan rumah dan lingkungan kita aman dari potensi kebakaran,” katanya.
Ronny juga menginformasikan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu telah menyediakan layanan pengaduan dan respons cepat melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Warga yang mengalami atau melihat kondisi darurat dapat segera menghubungi layanan tersebut agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin.
Di sisi lain, solidaritas masyarakat terlihat jelas pascakebakaran. Tetangga sekitar bersama sejumlah pihak mulai menggalang bantuan secara swadaya untuk membantu keluarga Pak Untung yang kini kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Bantuan berupa pakaian, makanan, serta kebutuhan dasar mulai berdatangan sebagai bentuk kepedulian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa musibah bisa menimpa siapa saja tanpa mengenal waktu dan tempat. Namun di balik duka, kepedulian dan kebersamaan warga Kota Bengkulu menjadi kekuatan yang mampu meringankan beban para korban. Pemerintah Kota pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan perlindungan serta bantuan bagi warganya yang sedang membutuhkan.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra