Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Buka Musda VI Salimah, Dorong Optimalisasi Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah

Wali Kota Bengkulu Buka Musda VI Salimah, Dorong Optimalisasi Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>>    Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Tony Elfian, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Bengkulu. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Balai Kota Merah Putih Bengkulu pada Minggu (30/11/2025) dan dihadiri oleh jajaran pengurus Salimah, perwakilan organisasi perempuan, serta unsur pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Dedy Wahyudi menyampaikan apresiasi atas peran aktif Salimah selama ini yang dinilai konsisten mendorong pemberdayaan perempuan dan keluarga melalui berbagai kegiatan yang bersifat sosial, pendidikan, serta keagamaan. Ia menegaskan bahwa kehadiran Salimah menjadi salah satu kekuatan penting dalam membangun karakter dan ketahanan keluarga di Kota Bengkulu.

Menurut Dedy, Salimah tidak hanya menjadi wadah pembinaan perempuan Muslim, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat. “PD Salimah Kota Bengkulu merupakan organisasi pemberdayaan perempuan yang sejak lama bergerak pada isu-isu sosial, pendidikan, dan agama. Kiprah ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menghadirkan kota yang religius, inklusif, dan berdaya,” ujarnya.

Dedy berharap Musda VI kali ini dapat melahirkan susunan pengurus baru yang lebih solid, progresif, dan mampu merumuskan program-program inovatif yang dapat menjawab kebutuhan perempuan, anak, dan keluarga. Sinergi antara pemerintah daerah dan Salimah diharapkan semakin kuat untuk mewujudkan lingkungan sosial yang harmonis, aman, dan berdaya saing.

Ia juga menekankan pentingnya peran perempuan sebagai penggerak perubahan, khususnya dalam menghadapi tantangan sosial modern seperti tingginya penggunaan gawai pada anak, ketahanan ekonomi keluarga, serta penguatan karakter di tengah derasnya arus informasi. “Perempuan adalah tiang keluarga dan masyarakat. Ketika perempuan kuat, maka keluarga akan kuat dan Kota Bengkulu akan semakin maju,” katanya.

Musda VI Salimah Kota Bengkulu mengusung tema *“Mengokohkan Kepemimpinan, Menyatukan Gerak, Mengoptimalkan Kemanfaatan Program untuk Perempuan, Anak, dan Keluarga”*. Tema tersebut menggambarkan komitmen organisasi dalam memperkuat kapasitas internal serta memperluas jangkauan program kemasyarakatan.

Ketua Panitia Pelaksana Musda dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyusun arah kebijakan baru, serta memilih kepengurusan yang mampu membawa Salimah lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Sejumlah agenda turut digelar, termasuk diskusi strategis, sidang komisi, hingga penetapan program kerja jangka menengah.

Sementara itu, Pj Sekda Kota Bengkulu Tony Elfian menambahkan bahwa pemerintah kota selalu terbuka untuk kolaborasi, terutama dalam program-program yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas keluarga lewat edukasi keagamaan, ekonomi kreatif, parenting, hingga kesehatan mental. “Kami membutuhkan dukungan dari organisasi seperti Salimah karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi adalah kunci,” ujarnya.

Dengan berlangsungnya Musda VI ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap Salimah mampu memperkuat kapasitas organisasi sekaligus menjadi garda terdepan dalam menggerakkan perempuan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dedy menutup sambutan dengan ajakan agar seluruh peserta Musda memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen bersama untuk memajukan perempuan dan keluarga di Kota Bengkulu.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra