TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, memimpin langsung rapat koordinasi akhir menjelang peluncuran Belungguk Point yang akan digelar pada akhir tahun 2025. Rapat berlangsung di ruang rapat Balai Merah Putih, Rabu (24/12/2025), dan dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, unsur pengamanan, serta pihak penyelenggara acara.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh aspek teknis dan operasional telah dipersiapkan secara matang demi menghadirkan hiburan rakyat yang meriah, aman, dan tertata dengan baik. Wali Kota menegaskan bahwa Belungguk Point bukan sekadar ruang publik biasa, melainkan ikon baru Kota Bengkulu yang merepresentasikan semangat kolaborasi pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan UMKM dan pelestarian budaya lokal.
Dalam arahannya, Dedy Wahyudi menginstruksikan seluruh OPD untuk bergerak serentak dan saling bersinergi. Ia meminta seluruh personel keamanan dan pelayanan lapangan, mulai dari Satpol PP, BPBD, tim rescue, hingga Taruna Siaga Bencana (Tagana), untuk turun langsung ke lapangan dengan seragam lengkap sesuai tugas masing-masing.
“Kita ingin masyarakat merasa aman dan nyaman. Semua unsur harus siap siaga dan bekerja maksimal,” tegas Dedy.
Secara khusus, Wali Kota juga memberikan instruksi kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) agar tetap bersiaga di sejumlah pos strategis. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kejadian darurat selama rangkaian acara berlangsung.
Peluncuran Belungguk Point nantinya akan dikemas secara atraktif dengan melibatkan Backstagers Indonesia sebagai event organizer. Acara akan menyuguhkan berbagai pertunjukan seni budaya dan hiburan modern yang terbagi dalam empat zona panggung utama.
Pada zona Belungguk Point Stage, pengunjung akan disuguhkan pertunjukan seni budaya daerah, kolaborasi kesenian tradisional, serta penampilan band lokal. Panggung ini juga menjadi pusat kegiatan seremonial dan pembagian hadiah lomba.
Selanjutnya, Juada Stage akan menjadi ruang ekspresi kreativitas generasi muda. Berbagai kegiatan seperti stand up comedy, fashion show batik, penampilan komunitas kreatif, hingga band anak muda akan memeriahkan panggung ini.
Sementara itu, Lempok Stage mengusung konsep hiburan santai dengan parade DJ, karaoke bersama menggunakan live sound system, aksi komunitas skateboard, serta pembagian doorprize menarik bagi pengunjung.
Adapun Sagarhiu Stage disiapkan sebagai panggung pendukung yang memperkuat kemeriahan acara secara menyeluruh, sekaligus menjadi wadah promosi kreatif dan interaksi publik.
Untuk mendukung kesuksesan acara, promosi gencar dilakukan melalui berbagai kanal media. Wali Kota mengajak seluruh masyarakat Bengkulu untuk hadir dan meramaikan acara tersebut.
“Kita ingin Belungguk Point dan UMKM Expo benar-benar terasa dampaknya bagi ekonomi kerakyatan. Ini bukan hanya hiburan, tapi juga ruang penggerak ekonomi baru,” ujar Dedy.
Dengan persiapan yang telah memasuki tahap akhir, Belungguk Point diharapkan tidak hanya menjadi destinasi rekreasi baru, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi kreatif yang mampu memberikan manfaat nyata bagi para pelaku UMKM di Kota Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra