TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>>> Kepedulian terhadap warganya terus ditunjukkan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi. Hampir setiap malam, Dedy meluangkan waktu untuk hadir langsung di rumah duka warga Kota Bengkulu dalam rangka takziah malam ketiga. Kegiatan tersebut telah menjadi rutinitas yang konsisten dilakukan, sebagai bentuk empati sekaligus pelayanan sosial dari pemerintah daerah.
Seperti yang dilakukan pada Kamis malam (1/1/2026), Dedy menghadiri takziah di empat lokasi berbeda dalam satu malam. Adapun rumah duka yang dikunjungi berada di Kelurahan Malabero, Kelurahan Kebun Keling, Kelurahan Tengah Padang, dan Kelurahan Kebun Tebeng. Kehadiran orang nomor satu di Kota Bengkulu itu disambut hangat oleh keluarga almarhum serta masyarakat sekitar yang tengah melaksanakan doa bersama.
Dalam sambutannya, Dedy menyampaikan bahwa kegiatan takziah bukanlah hal baru baginya. Bahkan, sejak sebelum menjabat sebagai Wali Kota maupun saat masih menjadi Wakil Wali Kota, ia telah terbiasa hadir di tengah masyarakat yang sedang berduka. Menurutnya, takziah merupakan bagian dari nilai sosial dan kemanusiaan yang harus terus dijaga.
“Kehadiran kami di sini semoga bisa memberikan sedikit penghiburan dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Ini bukan sekadar tugas jabatan, tetapi bentuk kepedulian dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Dedy di hadapan jamaah takziah.
Dedy menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu telah menetapkan kehadiran pemerintah pada malam ketiga takziah sebagai bagian dari program pelayanan sosial. Program ini bertujuan memastikan bahwa setiap warga yang meninggal dunia tetap mendapat perhatian, baik secara moral maupun administratif.
Pada momen takziah malam ketiga tersebut, Pemkot Bengkulu juga melaksanakan program unggulan bertajuk Three in One. Program ini mencakup penyerahan langsung tiga dokumen kependudukan kepada keluarga almarhum, yakni Kartu Keluarga (KK) yang telah diperbarui, Kartu Tanda Penduduk (KTP) perubahan, serta akta kematian.
“Ini sudah menjadi standar operasional prosedur. Pada malam ketiga, kami menyerahkan langsung dokumen Three in One agar keluarga tidak perlu lagi bolak-balik mengurus administrasi di kantor,” jelasnya.
Dedy menambahkan, layanan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang sedang berduka, sehingga mereka dapat lebih fokus pada proses pemulihan emosional dan spiritual tanpa harus disibukkan urusan administrasi.
Program tersebut mendapat apresiasi dari warga. Banyak keluarga yang merasa terbantu karena proses pengurusan dokumen kependudukan yang biasanya memakan waktu dan tenaga kini bisa diselesaikan dengan cepat dan mudah.
Melalui rutinitas takziah dan pelayanan langsung tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam suasana suka, tetapi juga di saat duka, sebagai wujud pelayanan yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan warga.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra