TEROPONGPUBLIK.CO.ID Suasana kemerdekaan kembali terasa hangat di tengah warga RT 02 Kelurahan Jalan Gedang, Kota Bengkulu. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia tahun 2025, warga menggelar berbagai kegiatan, salah satunya lomba menghias tumpeng yang berlangsung meriah pada Sabtu (16/8).
Menariknya, kegiatan ini lahir dari kolaborasi antara masyarakat dengan pihak swasta, yakni Fresh Indomaret KM 6,5. Dukungan tersebut menambah semangat warga untuk berpartisipasi, sekaligus menghadirkan suasana kebersamaan yang penuh makna.
Ketua RT 02, Supratman S.Sos., M.Si., atau yang akrab disapa Iwan, menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya lomba tersebut. Menurutnya, ide perlombaan berasal dari pihak Indomaret yang ingin memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar.
“Ini bukan sekadar lomba, tetapi juga wujud nyata kebersamaan antara pihak swasta dan masyarakat. Perayaan kemerdekaan menjadi semakin meriah, sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar Iwan.
Kreativitas dan Semangat Nasionalisme
Lomba menghias tumpeng diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga hingga remaja putri yang dengan penuh antusias menampilkan karya terbaik mereka. Berbagai tumpeng tersaji dengan bentuk unik, dihiasi aneka lauk, sayuran, serta ornamen merah putih yang melambangkan semangat nasionalisme.
Bagi peserta, kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, melainkan ruang berekspresi untuk menyalurkan kreativitas sekaligus meneguhkan rasa cinta tanah air. Setiap kelompok berusaha memberikan sentuhan khas, baik dalam segi tampilan maupun filosofi yang terkandung di balik hiasan.
Salah satu peserta yang berhasil menarik perhatian adalah Novi Rupita Yanti. Ia keluar sebagai juara II berkat karyanya yang diberi nama “Merah Putih 2025”. Tumpeng yang dibuatnya menonjolkan harmonisasi antara tradisi kuliner Nusantara dengan sentuhan modern. Kombinasi warna, penataan lauk, hingga simbol merah putih yang mendominasi membuat hasil karyanya terlihat istimewa.
“Bagi saya, lomba ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tapi tentang bagaimana kita bisa menghadirkan makna kemerdekaan lewat karya sederhana. Saya bangga bisa ikut serta,” ungkap Novi usai pengumuman pemenang.
Agenda Tahunan dan Wadah Kebersamaan
Ketua RT 02, Iwan, menegaskan bahwa kegiatan semacam ini layak dijadikan agenda rutin setiap tahun. Menurutnya, kebersamaan antara warga dan dukungan pihak swasta sangat penting dalam membangun lingkungan yang harmonis.
“Semoga ke depan lebih banyak pihak swasta yang ikut berkontribusi mendukung kegiatan masyarakat. Lomba seperti ini memang sederhana, tapi manfaatnya besar karena mampu menumbuhkan rasa persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air,” ujarnya.
Ia menambahkan, perayaan HUT RI seyogianya tidak berhenti pada upacara bendera atau seremoni formal semata. Dengan melibatkan warga dalam lomba-lomba kreatif, nilai kebersamaan dapat tumbuh lebih kuat.
Antusiasme Warga
Kemeriahan lomba hias tumpeng terlihat jelas dari antusiasme masyarakat yang hadir. Sejak pagi, warga berbondong-bondong memenuhi lokasi kegiatan. Ada yang datang sebagai peserta, ada pula yang sekadar menjadi penonton sambil memberi dukungan. Anak-anak tampak riang, sementara orang tua larut dalam suasana hangat kebersamaan.
Tak sedikit pula warga yang mengabadikan momen melalui ponsel mereka. Dokumentasi itu kemudian dibagikan di media sosial, sehingga gaung kemeriahan HUT ke-80 RI dari RT 02 Jalan Gedang turut dirasakan oleh masyarakat luas.
Gotong Royong Sebagai Jiwa Kemerdekaan
Bagi warga, lomba ini bukan hanya soal menata makanan menjadi indah, tetapi juga simbol nyata gotong royong yang telah menjadi ciri bangsa Indonesia sejak dulu. Setiap kelompok peserta saling bahu membahu, mulai dari menyiapkan bahan, menyusun hiasan, hingga menyelesaikan karya.
“Semangat gotong royong ini yang harus kita jaga. Kemerdekaan kita raih karena persatuan, dan menjaga persatuan bisa dilakukan lewat hal-hal sederhana seperti ini,” kata Iwan menutup rangkaian kegiatan.
Dengan digelarnya lomba hias tumpeng, perayaan HUT RI ke-80 di RT 02 Kelurahan Jalan Gedang meninggalkan kesan mendalam bagi warga. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini membuktikan bahwa kemerdekaan adalah ruang untuk terus mempererat persaudaraan dan menjaga nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra