Skip to main content

Banjir Rendam RW 002 Sukamerindu, Warga Keluhkan Bantuan Belum Tersalurkan

Banjir Rendam RW 002 Sukamerindu, Warga Keluhkan Bantuan Belum Tersalurkan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Banjir yang melanda wilayah RW 002 Kelurahan Sukamerindu, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, sejak Jumat (2/1/2026) hingga Sabtu (3/1/2026) menyebabkan ratusan warga terdampak. Hingga Sabtu sore, bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di wilayah tersebut dilaporkan belum juga diterima, sementara di beberapa lokasi lain bantuan sudah mulai disalurkan.


Berdasarkan data di lapangan, banjir terjadi di dua rukun tetangga, yakni RT 008 dan RT 009 RW 002. Wilayah RT 008 berada di sekitar Gang Masjid Alwaluddin atau Gang depan Duta Ponsel, sedangkan RT 009 meliputi kawasan Jalan Irian Simpang Empat Sukamerindu arah Tanjung Agung, tepatnya di sekitar Kantor Pos Sukamerindu.
Lurah Sukamerindu, Rendra Praja Dinata, menjelaskan bahwa banjir mulai terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bengkulu sejak Jumat siang. Air mulai menggenangi wilayah RT 009 sekitar pukul 15.00 WIB dan merambat ke RT 008 sekitar pukul 18.00 WIB di hari yang sama.


“Curah hujan yang tinggi membuat debit air Sungai Bengkulu meningkat. Air kiriman dari wilayah hulu, terutama dari daerah Rindu Hati Kabupaten Bengkulu Tengah, turut memperparah kondisi banjir di Sukamerindu,” ujar Rendra saat dikonfirmasi, Sabtu (3/1/2026).


Ia mengungkapkan, banjir berdampak cukup signifikan terhadap permukiman warga. Di RT 008 tercatat sebanyak 52 kepala keluarga dengan 40 rumah terdampak, sementara di RT 009 sebanyak 72 kepala keluarga dengan 60 rumah terendam banjir.


Untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar, pihak kelurahan bersama ketua RT dan warga setempat melakukan evakuasi mandiri. Warga RT 008 sementara mengungsi di area sekitar Duta Ponsel, sedangkan warga RT 009 mengungsi ke kawasan Jalan Irian yang relatif lebih aman dari genangan.
“Kami sudah berupaya melakukan evakuasi warga ke lokasi yang lebih tinggi dan aman. Namun sampai saat ini, bantuan logistik seperti makanan dan air bersih belum sampai ke lokasi kami,” kata Rendra.


Menurutnya, lambatnya surut air juga dipengaruhi oleh kondisi pintu air di Jembatan I Sukamerindu dan Jembatan III Tanjung Agung yang tengah mengalami pergantian, sehingga aliran air tidak optimal.


Rendra menambahkan, kebutuhan mendesak warga saat ini meliputi air mineral, makanan siap saji, tenda atau alas tidur, serta obat-obatan P3K. Ia berharap pemerintah kota dan instansi terkait dapat segera menyalurkan bantuan secara merata, termasuk ke wilayah Sukamerindu yang hingga kini masih terdampak.


“Kami sangat berharap ada perhatian dan bantuan secepatnya, karena warga kami sudah lebih dari satu hari bertahan dengan kondisi seadanya,” pungkasnya.


Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih terlihat di sejumlah titik RW 002 Kelurahan Sukamerindu, dan warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra