TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>
Proyek pembangunan kawasan Belungguk Point di Jalan S. Parman terus menunjukkan perkembangan signifikan. Pemerintah Kota Bengkulu kini memasuki tahap penting berupa pemasangan instalasi pencahayaan yang menjadi salah satu elemen utama dari konsep kawasan tersebut. Tak hanya mengandalkan pembangunan fisik, pemerintah juga menonjolkan estetika visual yang diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi masyarakat.Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, sebelumnya telah mencanangkan Belungguk Point sebagai “Malioboro-nya Bengkulu”. Kawasan ini dirancang sebagai pusat keramaian baru, tempat warga dapat bersantai, berfoto, dan menikmati suasana kota yang lebih tertata dan modern. Konsep itu kini mulai terlihat nyata seiring pemasangan lampu-lampu dengan desain artistik yang dipersiapkan khusus untuk memperkuat identitas kawasan.
Salah satu elemen pencahayaan yang kini menjadi sorotan adalah lampu round pendant berbentuk bulan. Lampu dekoratif ini dipasang di sejumlah titik strategis untuk menambah kesan futuristik sekaligus menghadirkan pengalaman visual yang berbeda bagi pengunjung. Kehadiran lampu-lampu tematik ini dirancang untuk menambah estetika malam hari dan menciptakan nuansa yang lebih hangat serta instagramable.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu melalui Kepala Bidang Sarana, Soni Risdianto, menjelaskan bahwa proses pemasangan dilakukan secara bertahap namun masif. Menurutnya, jumlah lampu yang dipasang cukup besar karena menyesuaikan konsep kawasan yang ingin ditampilkan sebagai ruang publik modern dan terang benderang.
“Kami memasang sebanyak 42 segmen. Satu segmen berisi 12 lampu, jadi totalnya kurang lebih 504 lampu untuk menerangi Belungguk Point. Itu belum termasuk lampu taman yang juga akan menambah keindahan lokasi,” jelas Soni, Senin (17/11).
Dengan lebih dari 500 titik cahaya, pemerintah berharap Belungguk Point akan menjadi kawasan publik yang hidup, aman, dan nyaman untuk dikunjungi pada malam hari. Pencahayaan yang memadai diyakini dapat mendorong aktivitas masyarakat, baik untuk bersantai, berolahraga ringan, maupun berwisata malam.
Selain lampu utama berbentuk bulan, kawasan tersebut juga akan dilengkapi pencahayaan taman yang menonjolkan elemen-elemen lanskap seperti jalur pedestrian, area duduk, dan ruang terbuka. Konsep penataan lampu taman dirancang untuk menciptakan harmoni dengan lampu dekoratif di area utama, sehingga seluruh kawasan memiliki tema pencahayaan yang konsisten.
Pemkot Bengkulu menargetkan Belungguk Point menjadi ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai area rekreasi, tetapi juga sebagai ikon kota yang menunjukkan arah pembangunan perkotaan yang lebih tertata dan berorientasi pada estetika. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan warga sekaligus menjadi magnet baru bagi wisatawan lokal maupun pendatang.
Seiring progres pembangunan yang terus berjalan, antusiasme masyarakat juga semakin tinggi. Banyak warga menantikan momen ketika Belungguk Point resmi dibuka dan dapat dinikmati secara penuh, terutama pada malam hari ketika ratusan lampu yang terpasang menyala serentak dan memancarkan kesan megah.
Dengan konsep modern, jumlah lampu yang masif, serta penataan yang direncanakan dengan detail, Belungguk Point diprediksi akan menjadi salah satu destinasi favorit baru di Bengkulu. Pemerintah memastikan pengerjaan proyek akan terus dikawal agar rampung sesuai target dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra