TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah terus memperkuat tata kelola aparatur sipil negara (ASN) melalui penerapan Manajemen Talenta ASN. Upaya tersebut kembali dimatangkan melalui rapat koordinasi Pra-Ekspose Manajemen Talenta Wilayah Kerja Kantor Regional (Kanreg) VII BKN Palembang, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan berlangsung secara konferensi video dari Ruang Rapat Bupati Bengkulu Tengah. Forum tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan pemerintah daerah sebelum menyampaikan hasil penerapan manajemen talenta kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat.
Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Drs. Tomi Marisi, M.Si., yang juga bertindak sebagai Ketua Komite Manajemen Talenta Kabupaten Bengkulu Tengah. Sejumlah pejabat terkait turut mengikuti pembahasan, di antaranya Asisten III, Inspektur Daerah, Kepala BKPSDM, Kepala BKD, Kepala Bappeda, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Kehadiran lintas perangkat daerah tersebut menunjukkan bahwa penerapan manajemen talenta tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi. Sistem ini membutuhkan keterlibatan berbagai perangkat daerah, terutama dalam penyediaan data kepegawaian, pengukuran kinerja, pemetaan kompetensi, hingga penyusunan strategi pengembangan karier ASN.
Dalam koordinasi bersama jajaran Kanreg VII BKN Palembang, Pemkab Bengkulu Tengah melakukan pembahasan mengenai berbagai tahapan yang harus dipenuhi. Diskusi diarahkan untuk memastikan proses yang sedang disiapkan pemerintah daerah tetap mengacu pada ketentuan dan pedoman yang ditetapkan pemerintah pusat.
Jajaran Kanreg VII BKN juga memberikan sejumlah masukan teknis kepada Pemkab Bengkulu Tengah. Sharing knowledge tersebut mencakup parameter, indikator penilaian, serta strategi yang dapat diterapkan pemerintah daerah agar pelaksanaan Manajemen Talenta ASN berjalan lebih terarah dan terukur.
Manajemen talenta sendiri menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun sistem kepegawaian berbasis merit. Melalui sistem tersebut, pengelolaan ASN diharapkan tidak lagi semata-mata didasarkan pada faktor administratif, tetapi turut mempertimbangkan kompetensi, kinerja, potensi, serta rekam jejak masing-masing aparatur.
Penerapan sistem ini juga diarahkan untuk memberikan ruang pengembangan karier yang lebih transparan dan objektif. ASN didorong untuk berperan aktif dalam memastikan data individu, kompetensi, serta capaian kinerja tercatat secara akurat sehingga dapat menjadi dasar dalam proses pemetaan dan pengembangan karier.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, tahapan Pra-Ekspose menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus menyempurnakan berbagai persiapan. Seluruh data dan bahan presentasi perlu dipastikan telah sesuai dengan parameter yang ditetapkan sebelum dipaparkan dalam ekspose resmi di tingkat pusat.
Sekda Bengkulu Tengah Tomi Marisi menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki arti strategis karena menjadi tahapan persiapan sebelum agenda ekspose di BKN Pusat yang direncanakan berlangsung pada pertengahan September 2026.
Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh materi yang akan disampaikan benar-benar telah dipersiapkan secara matang. Dengan demikian, kondisi dan kesiapan Bengkulu Tengah dalam menjalankan Manajemen Talenta ASN dapat dipaparkan secara utuh.
“Pra-ekspose ini kita lakukan untuk mematangkan persiapan. Mudah-mudahan saat ekspose resmi di BKN Pusat nanti, kesiapan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dapat tersampaikan dengan baik dan program Manajemen Talenta ini dapat berjalan optimal,” ujar Tomi Marisi.
Pemkab Bengkulu Tengah berharap penerapan Manajemen Talenta ASN nantinya mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas birokrasi. Penempatan dan pengembangan aparatur yang sesuai kompetensi diharapkan dapat memperkuat efektivitas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Melalui persiapan yang dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi, Bengkulu Tengah menargetkan implementasi manajemen talenta dapat berjalan sesuai prinsip sistem merit. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, kompetitif, dan mampu menjawab kebutuhan pemerintahan di masa mendatang.
Pewarta : Rizon
Editing : Adi Saputra