TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu menyelenggarakan Press Release akhir tahun di Aula BNN Kota Bengkulu hari ini. Dalam acara yang dihadiri oleh Kombespol Drs. Heru Suprihasto,SH, kepala BNN Kota Bengkulu, disorot upaya intensif yang terus dilakukan untuk meningkatkan perang terhadap narkotika dengan semangat tak kenal lelah.
Menurut Heru, BNN Kota Bengkulu telah mengadopsi empat strategi utama dalam upaya "War on Drugs", yang meliputi pendekatan kekuatan lunak (soft power approach), kekuatan keras (hard power approach), pendekatan kecerdasan (smart power approach), dan kerjasama lintas sektor (cooperation).
Salah satu fokus utama BNN Kota Bengkulu adalah pada pendekatan kekuatan lunak. Mereka telah sukses dalam program pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi, yang berdampak positif bagi warga setempat. Dalam lingkup pencegahan, BNN Kota Bengkulu secara khusus telah mengembangkan program di lingkungan sekolah dasar (SD) di kota dan kabupaten Bengkulu, serta di organisasi seperti Karang Taruna, perusahaan BUMN, dan swasta.
Ketua BNN Kota Bengkulu menambahkan bahwa melalui program kelompok remaja anti-narkotika, dengan melibatkan 10 orang, serta deklarasi dua Kelurahan sebagai "Kelurahan Bersinar" yaitu Kebun Tebeng di Kecamatan Ratu Agung dan Dusun Besar di Kecamatan Singaran Pati, mereka telah memberikan kontribusi positif dalam memerangi penyalahgunaan narkotika di lingkungan tersebut.
Tak hanya dalam pencegahan, BNN Kota Bengkulu juga mengkampanyekan "WAR ON DRUGS" melalui berbagai kegiatan seperti gema mars BNN yang diikuti oleh 6.000 pelajar SMP dan SMA di kota Bengkulu, sebagai bagian dari upaya penyuluhan anti-narkotika di kalangan pelajar.
Pemberdayaan masyarakat juga menjadi fokus utama BNN Kota Bengkulu. Mereka terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika, dengan mengusung konsep "kota tanggap ancaman NARKOBA". Pada tahun 2023, BNN Kota Bengkulu berhasil mencapai status "tanggap" dan terlibat aktif dalam deteksi dini melalui tes urine sebanyak 6 kali pada berbagai instansi dan tempat seperti ASN Kota Bengkulu, ASN di lingkungan pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, ASN KPPN Bengkulu, pegawai akademi komunitas negeri Rejang Lebong, serta pengunjung tempat hiburan malam seperti Angel Wings Diskotik, Casablanca Diskotik, dan Ayu Tingting Karaoke.
Rehabilitasi juga menjadi fokus serius bagi BNN Kota Bengkulu. Mereka telah menjalankan program proaktif mulai dari menjemput klien hingga memberikan intervensi langsung di lapangan dengan melibatkan 20 target klien yang telah tercapai dengan baik.
Dengan komitmen yang tak berkesudahan, BNN Kota Bengkulu terus menunjukkan peran pentingnya dalam upaya melawan penyalahgunaan narkotika serta peredaran gelapnya di tengah masyarakat. Upaya ini semakin menegaskan komitmen untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba demi masa depan yang lebih baik bagi semua.
Pewarta : Herdianson
Editing : Adi Saputra