TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>
Menindaklanjuti instruksi Wali Kota Bengkulu, jajaran pejabat Pemerintah Kota Bengkulu bergerak cepat turun ke lapangan untuk memantau langsung kondisi dan dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah setempat pada Sabtu malam (8/11).Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, I Made Ardana, bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bengkulu, Achrawi, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu, Sahat Situmorang, terjun langsung ke sejumlah titik rawan bencana.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang terjadi di beberapa wilayah kota. Ketiganya juga memastikan seluruh posko siaga bencana tetap beroperasi dan dijaga oleh petugas selama 24 jam.
“Kami bersama tim turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan pos-pos pemantauan tetap aktif. Petugas sudah siaga di setiap lokasi yang berpotensi terdampak,” ujar I Made Ardana.
Berdasarkan hasil pantauan tim gabungan, beberapa wilayah di Kota Bengkulu mulai mengalami genangan air, terutama di kawasan Tanjung Agung. Meski demikian, kondisi secara umum masih dalam kategori terkendali.
Plt. Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Achrawi, mengatakan bahwa hingga pukul 23.00 WIB, situasi di lapangan masih dapat dikendalikan. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan meningkatnya curah hujan dan potensi banjir susulan.
“Situasi saat ini masih aman, tetapi masyarakat harus tetap waspada. Jika ada kondisi darurat atau membutuhkan bantuan segera, bisa langsung menghubungi call center 112. Layanan ini aktif 24 jam untuk menanggapi laporan dari warga,” tegas Achrawi.
Selain melakukan pemantauan, tim gabungan juga memberikan sosialisasi singkat kepada warga agar tidak panik dan segera melapor jika terjadi kondisi berbahaya, seperti air yang mulai naik atau pohon tumbang. Pemerintah Kota Bengkulu juga menyiapkan tempat evakuasi sementara bagi warga yang terdampak apabila kondisi memburuk.
Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Situmorang, menambahkan bahwa pihaknya menyiagakan personel di sejumlah titik strategis untuk membantu proses evakuasi dan pengaturan lalu lintas apabila terjadi banjir. “Kami siap membantu masyarakat bersama BPBD dan instansi terkait lainnya. Koordinasi antarinstansi terus dilakukan untuk memastikan penanganan cepat dan tepat,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bengkulu terus memantau perkembangan cuaca melalui koordinasi dengan BMKG serta mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi resmi dari pemerintah. Upaya ini diharapkan dapat meminimalkan dampak cuaca ekstrem dan menjaga keselamatan warga.
Dengan kesiapsiagaan dan kerja sama antara pemerintah daerah, petugas lapangan, dan masyarakat, Kota Bengkulu diharapkan mampu menghadapi potensi bencana dengan tangguh dan terkoordinasi.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra