TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, meninjau langsung kondisi jemaah haji asal Kota Bengkulu yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 4. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap para jemaah yang tengah menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Dalam kesempatan itu, Dedy memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan yang baik serta berada dalam kondisi kesehatan yang stabil. Ia juga menyempatkan diri berdialog dengan para jemaah dan petugas pendamping guna mengetahui situasi terkini selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Bengkulu itu disambut hangat oleh para jemaah. Mereka merasa diperhatikan dan mendapat motivasi tambahan untuk menjalankan ibadah dengan khusyuk hingga seluruh rangkaian selesai.
Dalam arahannya, Dedy mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya membutuhkan kesiapan mental dan spiritual, tetapi juga kondisi fisik yang prima. Cuaca panas di Arab Saudi serta aktivitas ibadah yang padat dinilai dapat menguras tenaga apabila tidak diimbangi dengan pola istirahat dan asupan cairan yang cukup.
“Ibadah haji ini adalah ibadah fisik. Karena itu saya minta seluruh jemaah menjaga kesehatan, perbanyak minum air putih, makan teratur, dan jangan memaksakan diri apabila kondisi tubuh sedang kurang fit,” ujar Dedy di hadapan para jemaah.
Ia menambahkan, para jemaah harus bijak dalam mengatur tenaga agar tetap mampu mengikuti seluruh rangkaian wajib maupun sunnah haji. Menurutnya, menjaga kondisi tubuh sama pentingnya dengan menjaga kekhusyukan ibadah selama berada di Tanah Suci.
Selain itu, Dedy juga berpesan agar seluruh jemaah tetap menjaga kekompakan dan saling membantu satu sama lain. Ia menilai solidaritas antarsesama jemaah sangat penting, terutama bagi jemaah lanjut usia yang membutuhkan perhatian lebih selama menjalankan ibadah.
“Kami di Bengkulu terus mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah. Tetap kompak, saling menjaga antaranggota regu dan rombongan. Jika ada kendala kesehatan atau persoalan lainnya, segera laporkan kepada petugas kloter maupun tim medis,” tambahnya.
Pemerintah Kota Bengkulu, kata Dedy, terus memantau perkembangan para jemaah melalui koordinasi dengan petugas haji dan pihak terkait. Langkah ini dilakukan agar seluruh jemaah dapat memperoleh pelayanan maksimal selama berada di Arab Saudi.
Sementara itu, Ketua Kloter 4 menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Bengkulu kepada para jemaah haji. Ia menyebut kunjungan tersebut menjadi penyemangat bagi jemaah untuk tetap menjaga kesehatan dan fokus menjalankan ibadah.
Menurutnya, secara umum kondisi jemaah asal Kota Bengkulu saat ini dalam keadaan baik dan stabil. Meski demikian, terdapat beberapa jemaah yang mengalami gangguan kesehatan ringan akibat perubahan cuaca dan kelelahan.
“Kami laporkan bahwa kondisi jemaah secara umum stabil. Ada beberapa yang mengalami batuk dan flu ringan, namun sudah ditangani oleh tim medis dan terus dipantau kesehatannya,” jelas Ketua Kloter 4.
Ia juga meminta doa dari masyarakat Bengkulu agar seluruh jemaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
“Kami berharap seluruh jemaah mampu menyelesaikan seluruh rukun dan wajib haji dengan sempurna serta kembali menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,” ujarnya.
Pendampingan dari tim medis dan petugas kloter terus dilakukan selama pelaksanaan ibadah berlangsung. Para jemaah juga diimbau untuk tidak memaksakan diri mengikuti aktivitas tambahan di luar kemampuan fisik mereka.
Dengan adanya perhatian langsung dari pemerintah daerah serta kesiapan petugas pendamping, diharapkan seluruh jemaah haji asal Kota Bengkulu dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan lancar hingga kembali ke Indonesia dalam kondisi sehat walafiat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra