BENGKULU TENGAH.TEROPONGPUBLIK.CO.ID>><< Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin di dalam UUD 1945. Pentingnya menguatkan ketahanan pangan selain karena merupakan fondasi bagi pembangunan sektor-sektor lainnya juga karena adanya ancaman krisis pangan dunia sebagai akibat dari fenomena perubahan iklim dan tren populasi penduduk dunia yang meningkat. Termasuk di Indonesia pemenuhan kebutuhan pangan nasional bagi lebih dari 270,2 juta penduduk perlu menjadi perhatian serius.
Kepala Desa Sidorejo Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah,Dani Fratikno dalam paparannya menyampaikan dalam anggaran DD tahun 2022 ini, pagu DD tahun 2022 ini,20 persenya untuk ketahanan pangan yang di dalamnya bergerak beberapa bidang,dan sebagainya kami bercocok tanam dibidang penanaman beras merah,"Alhamdulillah dari bercocok tanam tersebut kami sudah panen, dari 1 hektar tersebut kami berhasil."jelas kades kepada jurnalis www.teropongpublik.co.id.Kamis 15/12/2022.

(Panen Raya Padi Beras Merah Di Desa Sidorejo Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah Foto ; Herdianson )
Kepala Desa Sidorejo menambahkan,”Padi beras merah merupakan salah satu jenis padi di Indonesia yang mengandung gizi yang tinggi di Desa Sidorejo Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah adalah salah satu penghasil beras merah. Beberapa zat gizi umumnya ditemukan di beras merah termasuk vitamin E, thiamin, magnesium, vitamin B6, dan serat. Selain itu, ada sekitar selusin lebih banyak vitamin dan mineral yang ditemukan dalam beras merah. Beras merah atau beras putih sebenarnya adalah dalam satu varietas, namun secara kasat mata bisa dibedakan dari warna beras merah yang agak gelap kecoklatan. Secara harga, beras merah tentu lebih tinggi karena ia merupakan beras dari jenis padi yang tidak banyak dibudidayakan,’’tambahnya.
“Beras merah membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memasaknya, serta kurang nyaman jika dimakan karena lebih keras/pera daripada beras putih. Hal itulah mungkin yang membuat beras merah kurang banyak diminati oleh masyarakat sebagai makanan sehari-hari. Secara gizi beras merah lebih unggul daripada beras putih, karena ia mengandung zat yang dikenal dengan sebutan antosianin. Senyawa yang terdapat pada lapisan warna merah pada jenis beras ini, dan bermanfaat sebagai zat antioksidan, antikanker, anti glisemik tinggi yang artinya baik untuk diabates, serta anti hipertensi.”ungkapnya.

( Pengangkutan Hasil Panen Padi Merah Di desa Sidorejo,Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah ( foto ; Herdianson )
"Untuk harapan kedepannya sesuai dengan harapan dari kecamatan dan PMD , setelah itu kita jual disitu nanti ada persentase untuk sosial.Artinya sebagai kita berikan untuk warga yang bedar- benar membutuhkan beras merah, seperti orang yang terkena penyakit diabetes,"Tamba kades.
"Dalam Lahan1 hektar tersebut ada 4 lokasi yang kami tanami padi beras merah,dengan hasil panen 1 hektar tersebut kami mendapatkan hasil bersih sekitar 62 karung.Potensi dari ke empat lokasi yang tergabung dalam Kawasan Perdesaan yang saat ini sudah dilaksanakan yaitu Penyediaan Stok Beras Merah.Dari hasil Luas 1 Ha dapat menghasilkan sekitar 62 Beras merah,Respons dari pihak Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah sangat baik dan sangat mendukung sekali, dan mengharapkan agar Kawasan Perdesaan ini menyebar ke Desa yang lain yang tentunya mengangkat potensi desa yang lain selain beras merah yang menjadi icon dari masing masing desa."pungkasnya.
Penulis:Herdianson
Editor: Adi Saputra