TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Malam penuh semangat dan kebersamaan mewarnai acara syukuran dan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bengkulu Tengah, yang digelar di Padepokan PSHT Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, Sabtu malam (5/7/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi pencak silat yang menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan kejujuran tersebut.
Acara yang berlangsung khidmat dan semarak ini dihadiri langsung oleh Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bengkulu Tengah itu menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya, pembinaan karakter generasi muda, serta penguatan solidaritas antarwarga melalui wadah organisasi bela diri seperti PSHT.
Ratusan warga PSHT dari berbagai wilayah memadati lokasi acara. Mereka datang tidak hanya untuk memberikan dukungan kepada warga baru yang disahkan, tetapi juga sebagai bentuk kekompakan dan rasa solidaritas tinggi antaranggota. Suasana malam itu pun terasa semakin khidmat dengan iringan doa, prosesi penyematan, serta sambutan-sambutan yang sarat makna.
Dalam sambutannya, Bupati Rachmat Riyanto menyampaikan apresiasi kepada PSHT atas kontribusinya dalam menjaga nilai-nilai moral dan spiritual di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Ia juga menegaskan bahwa PSHT bukan sekadar wadah bela diri, tetapi juga menjadi tempat membentuk pribadi tangguh, beretika, dan berjiwa sosial.
“Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. PSHT telah terbukti menjadi organisasi yang mampu mencetak kader-kader muda yang tidak hanya mahir dalam pencak silat, tetapi juga memiliki karakter kuat dan semangat kebangsaan,” ujar Bupati.
Selain Bupati, acara ini juga turut dihadiri oleh Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP Totok Handoyo, S.IK., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran organisasi bela diri dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Menurutnya, PSHT dapat menjadi mitra strategis aparat keamanan dalam mendorong terciptanya suasana damai dan kondusif di daerah.
“Kami sangat mengapresiasi peran PSHT sebagai mitra dalam menjaga keamanan lingkungan. Anggota PSHT bisa menjadi agen-agen perdamaian yang mengedepankan penyelesaian masalah melalui musyawarah dan semangat kekeluargaan,” ujar Kapolres.
Turut hadir dalam acara ini sejumlah tokoh penting lainnya, seperti anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Ir. Wijaya Atmaja, M.Si., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan camat dan kepala desa se-Kecamatan Pondok Kelapa, serta jajaran Dewan Pusat PSHT yang memberikan restu langsung kepada warga baru.
Salah satu warga baru yang disahkan malam itu mengaku bangga dan terharu bisa menjadi bagian dari keluarga besar PSHT. Menurutnya, proses pengesahan ini merupakan buah dari latihan panjang dan pembinaan intensif yang mengajarkan disiplin, loyalitas, serta rasa hormat kepada sesama.
Acara pengesahan ditutup dengan doa bersama dan pertunjukan pencak silat dari para pendekar muda PSHT. Aksi mereka mendapat sambutan meriah dari para tamu undangan. Penampilan ini tidak hanya menunjukkan kemampuan fisik, tetapi juga menggambarkan filosofi luhur PSHT yang menjunjung nilai kejujuran, kesetiaan, dan persaudaraan.
Dengan terselenggaranya acara ini, PSHT Cabang Bengkulu Tengah menegaskan eksistensinya sebagai organisasi pencak silat yang tidak hanya berorientasi pada keahlian bela diri, tetapi juga berperan aktif dalam membina moralitas, persatuan, dan pembangunan karakter bangsa.
Pewarta : Rizon
Editing : Adi Saputra