Skip to main content

Bupati Kepahiang Tinjau Lokasi Kebakaran dan Longsor, Pastikan Penanganan Sesuai Aturan

Bupati Kepahiang Tinjau Lokasi Kebakaran dan Longsor, Pastikan Penanganan Sesuai Aturan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<<>>>>  Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP bersama Wakil Bupati Kepahiang Ir. Abdul Hafizh, M.Si meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak musibah di wilayah Kabupaten Kepahiang, Jumat pagi (2/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang tertimpa bencana sekaligus memastikan langkah awal penanganan berjalan optimal.

Didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, rombongan pertama kali mengunjungi lokasi kebakaran di Desa Tebat Monok. Musibah tersebut menghanguskan rumah milik seorang warga bernama Ipon. Kondisi bangunan yang rusak parah menyisakan puing-puing, sementara pemilik rumah masih terlihat berupaya menyelamatkan barang-barang yang tersisa.

Selanjutnya, Bupati dan rombongan bergerak menuju Kelurahan Padang Lekat untuk meninjau lokasi tanah longsor yang berdampak pada rumah milik Dovi. Longsor terjadi akibat kondisi tanah yang labil, terutama setelah diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi. Material tanah yang bergerak menyebabkan sebagian rumah mengalami kerusakan dan menimbulkan kekhawatiran akan potensi longsor susulan.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Kelurahan Pasar Ujung, tempat terjadinya musibah kebakaran yang menimpa rumah warga atas nama Hidayat. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material yang cukup besar, meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Dalam setiap kunjungannya, Bupati Kepahiang menyampaikan rasa duka dan empati mendalam kepada para korban. Ia mengajak masyarakat yang terdampak untuk tetap tabah dan bersabar menghadapi cobaan tersebut.

“Kami atas nama pemerintah daerah turut berduka atas musibah yang dialami saudara-saudara kita. Semoga keluarga yang tertimpa kebakaran maupun longsor diberikan ketabahan, dan Allah SWT menggantinya dengan rezeki yang lebih baik,” ujar Zurdi Nata.

Terkait tindak lanjut penanganan, Bupati menjelaskan bahwa saat ini pemerintah daerah masih melakukan peninjauan lapangan serta pendataan awal untuk mengetahui tingkat kerusakan dan kebutuhan warga terdampak. Hasil pendataan tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyaluran bantuan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

“Untuk sementara, kami fokus pada pendataan dan identifikasi dampak. Setelah itu, bantuan akan disiapkan dan disalurkan sesuai aturan yang ada,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Kepahiang juga menekankan pentingnya upaya mitigasi bencana sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi lingkungan, khususnya di wilayah yang tergolong rawan bencana.

“Edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan, terutama agar tidak mendirikan bangunan di daerah rawan longsor maupun kawasan berisiko lainnya. Dengan kesadaran bersama, potensi dan dampak bencana bisa kita tekan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Kepahiang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat terjadi musibah, tetapi juga melalui langkah-langkah pencegahan demi keselamatan dan kesejahteraan warga.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra