TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh hewan kurban yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat, layak konsumsi, serta bebas dari penyakit menular yang dapat membahayakan masyarakat.
Setelah merampungkan pemeriksaan kesehatan di tingkat peternak, DKPP Kota Bengkulu kini bersiap melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap hewan kurban milik pedagang pengepul. Pemeriksaan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 18 Mei 2026 hingga sehari sebelum Hari Raya Idul Adha.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bengkulu, drh. Henny Kusuma Dewi mengatakan, pengawasan dilakukan secara menyeluruh sebagai bentuk antisipasi dini terhadap potensi penyebaran penyakit hewan menular strategis, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Menurut Henny, sebelumnya tim kesehatan hewan DKPP telah turun langsung ke kandang-kandang peternak di sejumlah wilayah Kota Bengkulu. Kegiatan itu dilakukan bersamaan dengan program vaksinasi PMK yang digencarkan beberapa minggu terakhir.
“Pemeriksaan kesehatan hewan kurban di tingkat pedagang pengepul akan mulai kami lakukan pada 18 Mei hingga H-1 Lebaran. Ini merupakan bagian dari upaya memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat benar-benar sehat dan layak dijadikan hewan kurban,” ujar Henny, Selasa (12/5/2026).
Ia menjelaskan, pemeriksaan meliputi kondisi fisik hewan, suhu tubuh, kesehatan mulut dan kuku, kebersihan kandang, hingga kelengkapan dokumen kesehatan ternak. Hewan yang memenuhi syarat nantinya akan diberikan tanda atau rekomendasi layak jual oleh petugas.
Selain pengawasan di lapangan, DKPP juga mengingatkan seluruh panitia kurban di masjid maupun lingkungan masyarakat agar lebih selektif dalam membeli hewan kurban. Panitia diminta memastikan setiap hewan yang dibeli memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) resmi dari daerah asal ternak.
Dokumen tersebut wajib ditandatangani oleh Pejabat Otoritas Veteriner (POV) atau dokter hewan berwenang sebagai bukti bahwa ternak telah melalui pemeriksaan kesehatan sebelum didistribusikan.
Henny menegaskan, keberadaan SKKH menjadi syarat utama bagi hewan ternak yang masuk ke wilayah Kota Bengkulu, terutama dari luar daerah. Hal ini penting untuk mencegah masuknya hewan yang terindikasi membawa penyakit menular.
“SKKH wajib dimiliki setiap hewan kurban, baik yang berasal dari peternak lokal maupun dari luar daerah. Dengan adanya surat ini, kita bisa memastikan ternak yang masuk sudah diperiksa dan aman,” jelasnya.
DKPP Kota Bengkulu juga akan melakukan pemantauan rutin di sejumlah titik penjualan hewan kurban yang mulai bermunculan menjelang Idul Adha. Tim kesehatan hewan akan diterjunkan untuk memeriksa kondisi ternak sekaligus memberikan edukasi kepada pedagang terkait standar kesehatan hewan.
Upaya tersebut mendapat perhatian serius mengingat tingginya mobilitas ternak menjelang Idul Adha sering kali meningkatkan risiko penyebaran penyakit. Karena itu, pengawasan dilakukan lebih ketat dibanding hari biasa.
Selain memastikan kesehatan hewan, DKPP juga mengimbau masyarakat agar tidak tergiur membeli hewan dengan harga murah tanpa memperhatikan kondisi fisik dan kelengkapan administrasinya. Warga diminta membeli hewan kurban di lokasi resmi yang telah mendapat pengawasan dari petugas kesehatan hewan.
Masyarakat juga diingatkan untuk memperhatikan ciri-ciri hewan kurban yang sehat, seperti aktif bergerak, nafsu makan baik, bulu bersih dan tidak kusam, mata cerah, serta tidak mengeluarkan lendir berlebihan dari hidung maupun mulut.
Dengan pengawasan yang diperketat tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu berharap pelaksanaan ibadah kurban tahun ini dapat berlangsung aman, sehat, dan sesuai syariat. Pemerintah juga ingin memastikan daging kurban yang nantinya dikonsumsi masyarakat benar-benar higienis dan bebas dari risiko penyakit.
Langkah preventif yang dilakukan DKPP menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan Hari Raya Idul Adha di Kota Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra