Skip to main content

DPUPR Kota Bengkulu Alokasikan Rp43 Miliar untuk Perbaikan Jalan, Dorong Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi

Petugas DPUPR Kota Bengkulu melakukan peninjauan salah satu ruas jalan yang akan masuk dalam program rehabilitasi dan peningkatan jalan Tahun Anggaran 2026 dengan total alokasi dana sebesar Rp43 miliar. (Foto: Dok. DPUPR Kota Bengkulu)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas dalam meningkatkan pelayanan publik. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp43 miliar pada tahun anggaran 2026 untuk merehabilitasi serta meningkatkan kualitas jalan di berbagai titik strategis di wilayah Kota Bengkulu.

Dana tersebut dikelola oleh Bidang Bina Marga DPUPR Kota Bengkulu dan difokuskan pada pelaksanaan Paket 1, Paket 2, dan Paket 3 rehabilitasi serta peningkatan jalan. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang lebih baik guna mendukung aktivitas masyarakat sekaligus memperlancar arus distribusi barang dan jasa.

Peningkatan kualitas jalan dinilai menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya volume kendaraan dan aktivitas ekonomi di Kota Bengkulu. Jalan yang lebih baik tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna, tetapi juga mampu mengurangi biaya transportasi, mempercepat mobilitas, serta meningkatkan daya saing daerah.

Sub Koordinator Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga DPUPR Kota Bengkulu, Yosep Akmal, mengatakan seluruh tahapan perencanaan proyek telah disusun secara matang sehingga pelaksanaan fisik dapat segera dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Menurut Yosep, anggaran sebesar Rp43 miliar tersebut memang diprioritaskan untuk mendukung rehabilitasi dan peningkatan jalan pada tiga paket pekerjaan yang telah dirancang sejak awal tahun.

"Kami di Bidang Bina Marga telah menganggarkan dana sebesar Rp43 miliar yang dialokasikan khusus untuk Paket 1, Paket 2, dan Paket 3 rehabilitasi serta peningkatan jalan," ujar Yosep, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah ingin memastikan masyarakat memperoleh akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan lancar. Karena itu, setiap tahapan pekerjaan nantinya akan diawasi secara ketat agar hasil pembangunan memiliki kualitas yang baik dan mampu bertahan dalam jangka panjang.

"Kami berkomitmen mengawal seluruh proses pembangunan sehingga pekerjaan di lapangan memenuhi spesifikasi teknis dan selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan," tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, proyek rehabilitasi jalan tidak hanya berfokus pada pengaspalan ulang. Sejumlah pekerjaan lain juga akan dilakukan, mulai dari pemeliharaan berkala, penambalan jalan berlubang (patching), pelapisan ulang permukaan jalan (overlay), hingga pelebaran badan jalan pada sejumlah ruas yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintas cukup tinggi.

Langkah tersebut diharapkan mampu mengatasi berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat, terutama kerusakan jalan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas maupun kemacetan pada jam-jam sibuk.

Selain memperbaiki kondisi jalan, proyek ini juga diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di Kota Bengkulu. Infrastruktur jalan yang memadai akan mempercepat akses menuju kawasan permukiman, pusat perdagangan, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga kawasan usaha yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

DPUPR Kota Bengkulu juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mendukung kelancaran pelaksanaan proyek. Selama proses pengerjaan berlangsung, kemungkinan akan terjadi pengaturan lalu lintas maupun penyempitan jalan di beberapa lokasi pekerjaan.

Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu-rambu sementara yang dipasang di lokasi proyek serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama. Pemerintah juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pembangunan terdapat gangguan terhadap kelancaran arus kendaraan.

Dengan dukungan anggaran yang cukup besar, Pemerintah Kota Bengkulu optimistis program rehabilitasi jalan tahun ini akan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Jalan yang lebih baik diharapkan mampu menciptakan mobilitas yang efisien, menekan risiko kecelakaan akibat kerusakan jalan, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Ke depan, pembangunan infrastruktur akan terus menjadi salah satu fokus utama Pemkot Bengkulu sebagai bagian dari komitmen menghadirkan kota yang nyaman, aman, dan memiliki daya saing tinggi melalui penyediaan sarana transportasi yang berkualitas.

Pewarta :Amg

Editing : Adi Saputra