Skip to main content

Dukung Program Wali Kota, DPRD Minta Pembenahan Dinas Pariwisata

Dukung Program Wali Kota, DPRD Minta Pembenahan Dinas Pariwisata

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Setelah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kota Bandung, Anggota DPRD Kota Bengkulu Edi Hariyanto, SP.MM, menyampaikan rekomendasi penting kepada Wali Kota Bengkulu. Ia mendorong agar dilakukan perombakan menyeluruh terhadap struktur dan sumber daya manusia (SDM) di Dinas Pariwisata Kota Bengkulu guna menunjang pengembangan sektor wisata secara maksimal.

“Saya sangat mendukung langkah Wali Kota Bengkulu yang fokus pada pengembangan pariwisata. Tapi sebelum menata destinasi wisata, akan lebih baik jika dilakukan pembenahan terhadap tim yang ada di Dinas Pariwisata terlebih dahulu,” ujar Edi Hariyanto dalam keterangannya, Minggu (15/6/2025).

Menurut Edi, hasil kunjungan ke dua kota tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan mereka dalam mengembangkan pariwisata tak lepas dari keberadaan tenaga-tenaga ahli yang profesional dan memiliki keahlian khusus di bidangnya.

“Jogja dan Bandung bisa menjadi rujukan karena mereka punya sistem yang kuat dan tim yang kompeten. Di sana, dinas pariwisatanya bukan hanya menjalankan rutinitas, tapi benar-benar punya strategi dan SDM yang mumpuni,” tambahnya.

Edi kemudian merinci keahlian-keahlian yang seharusnya dimiliki oleh para pegawai di Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, baik dalam kategori teknis maupun pendukung.

Keahlian Teknis dan Substantif

1. Manajemen Destinasi Wisata
Tenaga ahli ini berperan dalam menyusun tata kelola kawasan wisata, pengembangan masterplan destinasi, serta penciptaan daya tarik wisata baru.


2. Pemasaran dan Promosi Wisata (Tourism Marketing)
Dinas Pariwisata perlu memiliki tenaga yang menguasai digital marketing, mulai dari media sosial, konten kreatif, SEO, hingga kerja sama dengan influencer, agen perjalanan, dan OTA (Online Travel Agent).


3. Public Relations dan Layanan Wisata
SDM ini bertugas dalam membangun hubungan publik yang baik, memiliki kemampuan public speaking, serta mampu melayani wisatawan lokal maupun mancanegara secara profesional.


4. Perencanaan Event Wisata
Keterampilan dalam merancang festival budaya, sport tourism, hingga penjadwalan kalender event tahunan menjadi salah satu hal penting yang tak boleh diabaikan.


5. Penguasaan Bahasa Asing
Minimal harus ada staf yang fasih berbahasa Inggris aktif. Bila memungkinkan, juga disiapkan SDM yang menguasai bahasa Mandarin, Jepang, Arab, atau Korea, tergantung target pasar wisata Kota Bengkulu.

 

Keahlian Pendukung

1. Fotografi dan Videografi
Dokumentasi dan promosi visual adalah bagian penting dalam memperkenalkan destinasi wisata. Kemampuan mengoperasikan drone juga dinilai sebagai nilai tambah.


2. Jaringan dan Kemitraan
Tenaga ini akan membangun jejaring dengan berbagai pihak seperti PHRI, komunitas travel, media, dan stakeholder lain untuk memperkuat kolaborasi pariwisata.


3. Manajemen Usaha Pariwisata
Pengetahuan dalam pengelolaan hotel, homestay, restoran, desa wisata, dan operator tur menjadi aspek penting dalam mendukung ekonomi kreatif lokal.


4. Kemampuan Analisis Data Pariwisata
Data statistik kunjungan, tren wisatawan, serta evaluasi efektivitas event dan promosi menjadi dasar penting untuk penyusunan kebijakan dan perencanaan strategis.


5. Pengelolaan Wisata Digital
Membangun dan mengelola website resmi wisata, serta mengoptimalkan platform digital dan media sosial dengan standar profesional menjadi bagian penting untuk daya saing.

 

Menurut Edi, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Wali Kota bisa memaksimalkan potensi ASN yang ada maupun membuka peluang merekrut tenaga ahli dari luar sebagai staf tenaga ahli khusus, sebagaimana yang telah dilakukan Dinas Pariwisata Kota Bandung.

“Kalau tim di Dinas Pariwisata sudah siap dan kompeten, saya yakin Pak Wali Kota tidak akan kewalahan dalam mengelola dan memajukan sektor wisata. Karena dinas tersebut akan aktif dalam merancang, menata, dan mempromosikan potensi wisata secara maksimal,” tuturnya.

Lebih lanjut, Edi berharap saran ini bisa menjadi bahan pertimbangan serius bagi Wali Kota Bengkulu dalam membenahi sektor pariwisata kota.

“Kita ingin pariwisata Bengkulu berkembang tidak hanya untuk wisatawan lokal, tapi juga internasional. Maka dari itu, SDM yang bekerja di balik layar harus benar-benar siap dan profesional. Semoga masukan ini bisa menjadi kontribusi positif untuk kemajuan Kota Bengkulu,” pungkas Edi.

Dengan dukungan dan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD, harapan untuk menjadikan Bengkulu sebagai destinasi wisata unggulan di masa depan bukanlah hal yang mustahil.

Pewarta: Amg

Editing: Adi Saputra