Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Apresiasi Festival Pantai Panjang Tanpa APBD, Kolaborasi Sukses Dongkrak Pariwisata dan UMKM

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin meninjau pelaksanaan Festival Pantai Panjang Semarak Pesisir Bengkulu 2026. Festival yang digelar tanpa menggunakan dana APBD tersebut menjadi bukti keberhasilan kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong sektor pariwisata, UMKM, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>  Kesuksesan penyelenggaraan Festival Pantai Panjang Semarak Pesisir Bengkulu 2026 menjadi bukti bahwa pembangunan sektor pariwisata tidak selalu bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Berkat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, aparat keamanan, dan berbagai mitra, festival yang berlangsung selama tiga hari tiga malam itu sukses menarik perhatian ribuan masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal.

Atas keberhasilan tersebut, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi memberikan apresiasi khusus kepada Dinas Pariwisata Kota Bengkulu yang dinilai mampu menghadirkan sebuah agenda wisata berskala besar tanpa membebani keuangan daerah.

Menurut Dedy, langkah yang dilakukan Dinas Pariwisata menjadi contoh nyata bagaimana kreativitas dan inovasi dapat menjadi solusi di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.

"Yang membuat saya bangga adalah kegiatan sebesar ini ternyata tidak menggunakan dana APBD. Ini menunjukkan bahwa ketika ada kemauan dan semangat untuk berkolaborasi, banyak pihak yang siap mendukung pembangunan daerah," ujar Dedy.

Ia menegaskan, selama ini Pemerintah Kota Bengkulu terus mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah dalam menjalankan program-program pembangunan.

Menurutnya, kerja sama dengan sektor swasta, perbankan, lembaga vertikal, maupun komunitas menjadi strategi yang harus terus dikembangkan demi menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin menjelaskan bahwa Festival Pantai Panjang Semarak Pesisir Bengkulu merupakan salah satu agenda unggulan dalam kalender pariwisata daerah yang dirancang untuk memperkenalkan potensi wisata Pantai Panjang kepada masyarakat luas.

Selain menjadi sarana promosi destinasi wisata, festival juga diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, memperluas peluang usaha bagi pelaku UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Festival ini benar-benar diselenggarakan tanpa menggunakan dana APBD. Seluruh pembiayaan berasal dari dukungan sponsor, mitra, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan pariwisata Bengkulu," jelas Nina.

Keberhasilan tersebut, lanjut Nina, tidak lepas dari dukungan banyak pihak yang memiliki visi sama untuk memajukan sektor pariwisata daerah. Sinergi yang terbangun membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghasilkan kegiatan yang berkualitas sekaligus berdampak luas bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Dedy juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan festival. Dukungan yang datang dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, TNI, Polri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dunia usaha, perbankan, hingga para sponsor dinilai menjadi kekuatan utama di balik suksesnya pelaksanaan festival tahun ini.

Menurutnya, kolaborasi tersebut bukan hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata. Selama festival berlangsung, kawasan Pantai Panjang dipenuhi pengunjung yang memadati berbagai stan UMKM, menikmati kuliner khas Bengkulu, hingga membeli produk ekonomi kreatif hasil karya pelaku usaha lokal.

Aktivitas tersebut dinilai mampu meningkatkan pendapatan para pedagang sekaligus memperkuat geliat ekonomi masyarakat di kawasan wisata.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat dan besarnya manfaat yang dirasakan pelaku UMKM, Pemerintah Kota Bengkulu berencana meningkatkan kualitas penyelenggaraan festival pada tahun-tahun mendatang.

Dedy mengungkapkan, pemerintah akan mempertimbangkan pengalokasian anggaran khusus agar festival dapat digelar dengan skala yang lebih besar, menghadirkan lebih banyak atraksi wisata, serta menyediakan ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM.

"Kita melihat respons masyarakat sangat luar biasa. Karena manfaatnya nyata bagi ekonomi daerah, ke depan pemerintah akan mempertimbangkan penganggaran sehingga festival ini bisa berkembang lebih besar dan mampu melibatkan lebih banyak UMKM," katanya.

Ia berharap Festival Pantai Panjang dapat menjadi agenda tahunan yang semakin dikenal di tingkat regional maupun nasional. Dengan pengelolaan yang profesional dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, festival ini diyakini mampu memperkuat citra Kota Bengkulu sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di pesisir barat Pulau Sumatera.

Pemerintah Kota Bengkulu optimistis kolaborasi yang telah terbangun akan terus berlanjut sehingga sektor pariwisata mampu menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Pewarta : Amg

Erditing : Adi Saputra