TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Sefty Yuslinah, dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah pencegahan yang diterapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam menghadapi banjir kiriman yang sering menghantui wilayah tersebut. Banjir kiriman, yang sering dipicu oleh curah hujan tinggi di gunung dan meluapnya sungai di hulu, telah menjadi ancaman yang konstan bagi warga setempat.
Pemerintah Kota Bengkulu, melalui perangkat Kelurahan, telah mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai untuk selalu waspada terhadap potensi banjir kiriman yang bisa datang tanpa peringatan. Salah satu area yang diimbau adalah Kelurahan Rawa Makmur, di mana Lurah Desmi Wirawan mengingatkan warga akan pentingnya tetap siaga menghadapi cuaca yang tidak menentu, yang dapat memicu banjir susulan.
"Kita berada di dekat muara, jadi rentan terkena dampak. Kemarin ada 6 titik yang terendam banjir, tapi sekarang sudah surut," jelas Lurah Rawa Makmur. Meskipun belum mendirikan posko darurat, pihak kelurahan meminta warga untuk tetap waspada dan siap mengungsikan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi dan aman jika banjir datang.
Pemkot Bengkulu juga telah berjanji melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk terus memantau kondisi kawasan rawan banjir di Kota Bengkulu akibat curah hujan tinggi. Mereka siap memberikan bantuan evakuasi jika dibutuhkan oleh masyarakat serta mendorong partisipasi aktif warga dalam membersihkan jalur saluran air dari sampah untuk mencegah genangan yang lebih parah.
Sefty Yuslinah menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi ancaman banjir tersebut. Dengan langkah-langkah pencegahan yang diterapkan dan partisipasi aktif dari seluruh pihak, diharapkan dampak dari banjir kiriman di Bengkulu dapat diminimalkan.
Pewarta : Herdianson
Editing : Adi Saputra