TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>>> Gebyar Semarak Merah Putih yang digelar selama sepuluh hari di Lapangan Sekundang, Kabupaten Bengkulu Selatan, resmi berakhir. Tingginya partisipasi masyarakat dan peluang promosi usaha lokal menjadi catatan penting dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Pemerintah Provinsi Bengkulu pun merencanakan agar agenda serupa kembali digelar di Bengkulu Selatan pada 2027.
Penutupan kegiatan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Berakhirnya acara ini bukan sekadar menandai selesainya rangkaian hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum evaluasi terhadap upaya menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selama pelaksanaan, Gebyar Semarak Merah Putih menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, pelaku usaha, penyedia layanan publik, serta berbagai pihak yang turut memperkenalkan potensi daerah. Kehadiran beragam stan memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produk sekaligus menjangkau konsumen secara langsung.
Herwan Antoni mengapresiasi dukungan dan antusiasme masyarakat Bengkulu Selatan yang terus meramaikan lokasi kegiatan sejak pembukaan hingga hari terakhir. Menurutnya, sambutan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan berbasis hiburan, promosi usaha, dan pelayanan masyarakat memiliki daya tarik bagi warga.
Ia menilai, keberhasilan sebuah kegiatan daerah tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat setelah kegiatan selesai.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat mengapresiasi pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih di Lapangan Sekundang, Bengkulu Selatan. Selama sepuluh hari pelaksanaan, masyarakat yang hadir sangat ramai, bahkan sampai hari terakhir penutupan,” ujar Herwan.
Berdasarkan respons positif tersebut, pemerintah provinsi berencana kembali menghadirkan Gebyar Semarak Merah Putih di Bengkulu Selatan pada 2027. Rencana ini diharapkan menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekaligus memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat.
Herwan berharap agenda mendatang dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, serta promosi berbagai potensi unggulan daerah.
Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat menjadi salah satu sarana mempertemukan produk lokal dengan pasar yang lebih luas. Dengan promosi yang tepat, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan pengenalan produk, memperluas jaringan konsumen, dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Selain meninjau pelaksanaan kegiatan secara umum, Herwan Antoni juga menyempatkan diri mengunjungi sejumlah stan pelayanan publik pada malam penutupan.
Beberapa layanan yang ditinjau di antaranya stan Bank Bengkulu dan Samsat. Kehadiran kedua layanan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat di tengah berlangsungnya kegiatan.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung pelayanan yang diberikan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh kemudahan dalam mengakses kebutuhan layanan yang tersedia.
Keterlibatan penyedia layanan publik dalam kegiatan keramaian daerah dinilai dapat memberikan nilai tambah. Masyarakat tidak hanya memperoleh hiburan dan kesempatan berbelanja produk lokal, tetapi juga dapat memanfaatkan layanan yang dibutuhkan tanpa harus mendatangi lokasi pelayanan secara terpisah.
Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajudin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu atas dukungan terhadap terselenggaranya Gebyar Semarak Merah Putih di wilayahnya.
Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Wakil Gubernur Mian, serta Dinas Koperasi Provinsi Bengkulu yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu yang telah menghadirkan kegiatan ini sehingga Gebyar Semarak Merah Putih di Bengkulu Selatan dapat berjalan sukses dan meriah,” ungkap Rifai.
Menurut Rifai, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat. Selain itu, penyelenggaraan acara juga membuka ruang bagi promosi ekonomi kreatif dan pengenalan kekayaan budaya daerah.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dapat terus diperkuat sehingga kegiatan serupa mampu memberikan dampak yang lebih luas terhadap perekonomian masyarakat.
Dukungan lintas pemerintahan dinilai penting agar pengembangan UMKM tidak berhenti pada kegiatan pameran atau bazar semata, tetapi berlanjut melalui pembinaan, perluasan akses pasar, serta peningkatan kualitas produk.
Penutupan Gebyar Semarak Merah Putih turut dihadiri Wakil Bupati Bengkulu Selatan Yefri Sudianto serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat provinsi dan kabupaten.
Momentum penutupan tersebut sekaligus menjadi bentuk penghargaan bagi panitia, pelaku UMKM, seniman, budayawan, dan masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.
Ke depan, Gebyar Semarak Merah Putih diharapkan berkembang menjadi agenda yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat promosi produk lokal dan membuka peluang usaha baru.
Rencana pelaksanaan kembali pada 2027 menjadi kesempatan bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk menyiapkan konsep yang lebih matang, memperluas keterlibatan pelaku usaha, serta meningkatkan kualitas layanan bagi pengunjung.
Dengan sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat perputaran ekonomi lokal sekaligus memperkenalkan identitas dan potensi Bengkulu Selatan kepada khalayak yang lebih luas.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra