TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>Datasemen Gegana Satbrimob Polda Bengkulu kembali memperkuat kesiapsiagaan anggotanya melalui latihan teknis sterilisasi area dan pengisian Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penjinakan Bom (Jibom) yang digelar pada Senin, 1 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan rutin yang bertujuan meningkatkan profesionalitas, kemampuan analisis, serta ketepatan prosedur setiap personel dalam menghadapi potensi ancaman di lapangan.
Latihan dimulai dengan simulasi sterilisasi area. Seluruh personel dibagi dalam beberapa sektor sesuai dengan standar operasi pengamanan. Setelah menerima briefing awal, tiap regu langsung bergerak ke area latihan yang telah ditentukan. Mereka melakukan penyisiran secara menyeluruh, mulai dari titik rawan hingga sudut-sudut yang sulit dijangkau. Setiap anggota dituntut mengedepankan ketelitian dan kewaspadaan dalam menemukan potensi ancaman, baik berupa benda mencurigakan maupun indikasi lain yang membahayakan.
Proses sterilisasi ini berlangsung dalam pengawasan ketat instruktur. Selain mempraktikkan identifikasi objek berbahaya tanpa melibatkan bahan peledak, anggota juga dilatih menerapkan pola komunikasi berjenjang dan pelaporan cepat ke pos komando. Seluruh temuan wajib didokumentasikan dan disampaikan secara langsung untuk memastikan pemahaman personel terkait pola ancaman dan langkah respons awal.
Usai tahap sterilisasi, peserta diarahkan mengikuti materi lanjutan berupa pengisian BAP Jibom. Pada sesi ini, instruktur memberikan penjelasan mendalam mengenai pentingnya pendokumentasian yang akurat dalam setiap penanganan situasi ancaman. Peserta dilatih menyusun laporan mulai dari pencatatan waktu kejadian, lokasi, kronologi, identifikasi temuan, hingga pengumpulan bukti pendukung. Ketelitian dalam penyusunan BAP disebut sebagai aspek vital, karena laporan tersebut menjadi rujukan utama dalam proses evaluasi maupun tindakan hukum lanjutan.
Seluruh peserta berlatih menyusun laporan secara sistematis, termasuk memahami struktur dan format penulisan yang berlaku. Simulasi ini dirancang untuk membantu anggota membiasakan diri dengan proses administrasi di lapangan, khususnya saat menghadapi insiden nyata yang membutuhkan dokumentasi cepat dan tepat.
Setelah kedua sesi latihan selesai, instruktur memberikan evaluasi menyeluruh. Penilaian dilakukan terhadap kedisiplinan, kerja sama tim, kecepatan merespons, serta pemahaman mengenai tahapan administrasi. Beberapa masukan diberikan agar personel dapat meningkatkan presisi dalam pemeriksaan area maupun akurasi dalam menyusun laporan. Evaluasi ini juga menjadi acuan bagi pimpinan untuk merancang latihan lanjutan yang lebih kompleks.
Komandan Datasemen Gegana Satbrimob Polda Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk memastikan seluruh anggota siap menghadapi dinamika ancaman yang terus berkembang. Menurutnya, kemampuan teknis yang kuat harus ditunjang dengan kemampuan administrasi yang baik agar setiap tugas penanganan berjalan efektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui latihan berkala ini, Gegana Polda Bengkulu berharap personelnya semakin terampil, sigap, serta memahami standar operasional dengan benar. Dengan demikian, setiap potensi ancaman dapat ditangani secara aman, profesional, dan sesuai prosedur demi menjaga keamanan masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra