TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Suasana penuh kehangatan menyelimuti Masjid Ali Wal Asri di Kelurahan Lingkar Barat, Kota Bengkulu, Selasa (9/9). Usai salat Subuh berjamaah, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, meresmikan berdirinya Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang berada di lingkungan masjid tersebut.
Kehadiran Helmi Hasan disambut hangat oleh para jamaah, pengurus masjid, serta masyarakat sekitar. Momen peresmian TPQ ini menjadi istimewa karena dilakukan setelah rangkaian ibadah Subuh, menandai pentingnya masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan umat.
Ketua Pengurus Masjid, Ikat Abdullah, menjelaskan bahwa Masjid Ali Wal Asri menyimpan sejarah yang sarat makna. Nama masjid tersebut diambil dari dua tokoh yang berjasa besar. “Ali Wal berasal dari nama seorang donatur asal Timur Tengah, sedangkan Asri diambil dari nama pewakaf tanah tempat masjid ini berdiri. Walaupun keduanya telah tiada, kebaikan mereka akan terus hidup dalam ingatan masyarakat melalui nama masjid ini,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan apresiasi kepada para pengurus yang berhasil menjaga kemakmuran masjid. Ia menekankan bahwa keberadaan masjid tidak hanya dimaknai sebagai rumah ibadah, melainkan juga sebagai simpul persaudaraan dan pusat kebersamaan.
“Tentu kita bangga melihat bagaimana jamaah dan pengurus kompak, satu hati dalam memakmurkan masjid ini. Konsepnya sudah tepat, masjid tidak semata-mata tempat melaksanakan salat, tapi juga tempat menyambung hati dan mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya.
Helmi menambahkan, peresmian TPQ Masjid Ali Wal Asri menjadi bagian dari syiar Islam sekaligus pengingat bahwa masjid adalah pusat kehidupan umat. Dari masjidlah nilai kebersamaan, kepedulian, dan cinta terhadap Al-Qur’an tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat.
“Di sini jamaah bisa belajar membaca Al-Qur’an, bersenda gurau dengan sahabat, sarapan bersama, hingga berbagi cerita kehidupan. InsyãAllah, semakin banyak masjid di Bengkulu yang makmur, semakin besar pula keberkahan yang Allah turunkan untuk negeri ini,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengisi masjid dengan kegiatan ibadah ritual, tetapi juga aktivitas sosial yang bermanfaat. Helmi berharap Masjid Ali Wal Asri dapat beroperasi 24 jam agar jamaah lebih leluasa memanfaatkannya.
“Kalau masjid hidup selama 24 jam, insyãAllah kehidupan masyarakat pun akan penuh berkah. Masyarakat bisa datang kapan saja, baik untuk beribadah, belajar, maupun sekadar bersilaturahmi. Dari masjid, kehidupan yang harmonis dan penuh keberkahan dapat terbangun,” tambah Helmi yang pernah menjabat Wali Kota Bengkulu dua periode.
Masyarakat pun menyambut baik gagasan tersebut. Kehadiran TPQ diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cinta Al-Qur’an sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pendidikan spiritual dan sosial. Dengan sinergi antara pemerintah, pengurus masjid, dan jamaah, Masjid Ali Wal Asri diyakini akan terus tumbuh menjadi salah satu masjid yang makmur di Kota Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra