TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, menghadiri kegiatan Tabligh Musibah Malam Ketiga atas wafatnya Almarhum H Ahmad Jailani Bin Hasan Basri. Acara tersebut berlangsung di Jalan Kapuas IV, Kelurahan Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Rabu malam (10/6/2026).
Kehadiran Medy mewakili Pemerintah Kota Bengkulu untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan. Suasana khidmat tampak menyelimuti rumah duka ketika warga, kerabat, dan tokoh masyarakat berkumpul untuk mendoakan almarhum.
Dalam sambutannya, Medy menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian H Ahmad Jailani. Ia berharap keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah tersebut.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Bengkulu turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum wafat dalam keadaan husnul khatimah, diterima seluruh amal ibadahnya, diampuni dosa-dosanya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Medy.
Menurut Medy, kegiatan tabligh musibah bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi juga menjadi momen mempererat silaturahmi dan kepedulian sosial antarwarga. Ia menilai dukungan moral dari masyarakat sangat penting bagi keluarga yang sedang berduka.
Penyerahan Dokumen 3 in 1
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu juga menyerahkan layanan administrasi kependudukan “3 in 1” kepada keluarga almarhum. Layanan ini meliputi:
Program tersebut merupakan bentuk pelayanan cepat pemerintah kepada masyarakat dalam pengurusan administrasi setelah adanya peristiwa kematian.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak kesulitan mengurus dokumen administrasi di tengah suasana duka. Pemerintah harus hadir tidak hanya saat masyarakat bergembira, tetapi juga ketika mereka menghadapi musibah,” kata Medy.
Layanan 3 in 1 sendiri menjadi bagian dari upaya Pemkot Bengkulu meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi.
Dihadiri Pejabat dan Warga
Acara tabligh musibah malam ketiga ini turut dihadiri oleh Asisten I Pemkot Bengkulu Alex Periansyah, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran pemerintah kota lainnya. Tokoh masyarakat, alim ulama, dan warga sekitar juga tampak memenuhi lokasi acara untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi almarhum.
Rangkaian acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, zikir, doa bersama, dan tausiah agama yang mengingatkan pentingnya kesabaran serta keikhlasan dalam menghadapi takdir Allah SWT.
Keluarga almarhum menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Bengkulu serta masyarakat. Mereka berharap doa-doa yang dipanjatkan dapat menjadi penerang bagi almarhum di alam kubur.
Komitmen Pemkot Bengkulu
Kehadiran pejabat Pemkot Bengkulu dalam kegiatan sosial dan keagamaan seperti tabligh musibah menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk tetap dekat dengan masyarakat. Selain memberikan pelayanan administratif, pemerintah juga berupaya hadir secara emosional dan spiritual dalam berbagai kondisi yang dihadapi warga.
Melalui momentum ini, Pemkot Bengkulu menegaskan bahwa pelayanan publik tidak hanya berkaitan dengan urusan birokrasi, tetapi juga menyangkut empati dan kepedulian terhadap masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra