TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Semangat membangun generasi muda yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan kembali digaungkan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, memberikan motivasi kepada ribuan peserta didik SMK Negeri se-Provinsi Bengkulu dalam kegiatan Retret Akbar Merah Putih yang berlangsung di Balai Raya Semarak, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan yang diprakarsai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu tersebut menjadi puncak sekaligus penutupan rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para siswa baru SMK Negeri. Tidak hanya menjadi seremoni penutup, kegiatan ini juga dirancang sebagai wadah pembinaan karakter, penanaman nilai kebangsaan, serta penguatan motivasi belajar bagi generasi muda.
Dalam suasana yang penuh antusiasme, ribuan siswa memenuhi Balai Raya Semarak untuk mendengarkan pesan inspiratif dari tokoh nasional Jusuf Kalla. Mantan Wakil Presiden RI dua periode itu menekankan pentingnya memiliki mimpi besar sejak usia muda sebagai bekal menghadapi masa depan.
Menurut Jusuf Kalla, keberhasilan tidak pernah datang secara instan. Setiap cita-cita membutuhkan proses panjang yang harus ditempuh dengan kerja keras, disiplin, pengorbanan, dan doa yang tulus.
"Mulailah bermimpi sejak sekarang. Namun jangan hanya berhenti pada mimpi. Kejar cita-cita itu dengan belajar sungguh-sungguh, bekerja keras, berani berkorban, serta selalu memohon doa kepada Allah dan restu dari kedua orang tua," pesan Jusuf Kalla di hadapan para siswa.
Ia juga mengingatkan bahwa siswa SMK memiliki peluang besar untuk menjadi tenaga kerja profesional maupun wirausahawan yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Dengan bekal keterampilan yang diperoleh selama di bangku sekolah, lulusan SMK diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Lebih lanjut, Jusuf Kalla berharap generasi muda Bengkulu dapat menjadi bagian penting dalam pembangunan Indonesia di masa mendatang. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam menentukan kemajuan sebuah bangsa.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengajak seluruh peserta didik memanfaatkan masa pendidikan selama tiga tahun di SMK secara maksimal. Ia mengingatkan bahwa berakhirnya MPLS menjadi awal perjalanan sesungguhnya dalam menimba ilmu dan membentuk karakter.
Helmi menegaskan bahwa waktu selama menempuh pendidikan merupakan investasi berharga yang tidak boleh disia-siakan. Karena itu, ia meminta para siswa menjadikan sekolah sebagai tempat mengembangkan kemampuan, meningkatkan keterampilan, serta membangun sikap disiplin.
"Mulai hari ini MPLS telah selesai. Saatnya kalian fokus belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan masa depan. Jangan sampai waktu tiga tahun di sekolah lebih banyak dihabiskan untuk bermain dibandingkan belajar. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya agar kelak menjadi kebanggaan keluarga dan daerah," ujar Helmi Hasan.
Gubernur juga mengajak seluruh siswa agar terus menjaga semangat kebangsaan, menjunjung tinggi nilai persatuan, serta menghormati guru dan orang tua sebagai bagian dari proses membangun karakter yang kuat.
Tidak hanya memberikan arahan kepada siswa, Helmi Hasan turut menitipkan harapan besar kepada para guru, kepala sekolah, dan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu. Menurutnya, dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan kepedulian sosial.
Ia menilai Retret Akbar Merah Putih menjadi salah satu bentuk pembinaan karakter yang penting bagi peserta didik, sehingga diharapkan mampu membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
"Kami menitipkan putra-putri terbaik Bengkulu kepada para guru, kepala sekolah, dan seluruh jajaran Dinas Pendidikan agar mereka dibimbing menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman. Retret ini merupakan bagian dari ikhtiar membentuk karakter generasi Merah Putih yang unggul," ungkap Helmi.
Melalui penyelenggaraan Retret Akbar Merah Putih, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap semangat belajar, nasionalisme, dan rasa percaya diri para siswa semakin meningkat. Kehadiran tokoh nasional seperti Jusuf Kalla juga diharapkan mampu memberikan inspirasi agar para pelajar memiliki visi besar dalam menggapai cita-cita serta berkontribusi bagi kemajuan Bengkulu dan Indonesia.
Pewarta : AMG
Editing : Adi Saputra