Skip to main content

Helmi Hasan Lantik Pejabat Baru, Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik

Helmi Hasan Lantik Pejabat Baru, Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<>>>  Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan bahwa jabatan dalam pemerintahan bukan sekadar kedudukan atau kekuasaan, melainkan amanah yang harus digunakan untuk melayani dan berbuat baik bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat ia melantik dan mengambil sumpah pejabat pimpinan tinggi pratama serta pejabat administrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Senin (20/10), di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu.

Dalam sambutannya, Helmi Hasan mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial. Ia menekankan pentingnya kecerdasan digital agar aktivitas di dunia maya dapat memberi manfaat dan inspirasi, bukan justru menimbulkan perpecahan atau hal yang kontraproduktif bagi citra ASN.

“Gunakan media sosial untuk menyebarkan kebaikan dan memberi manfaat bagi banyak orang. ASN harus menjadi teladan dalam bermedia sosial,” ujar Helmi.

Pada pelantikan tersebut, dua pejabat eselon II dilantik, yakni Yurizal Yunus sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Bengkulu, serta Gusti Minarti sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Selain itu, Gubernur juga melantik 35 pejabat eselon III, 12 pejabat eselon IV, dan dua pejabat fungsional ahli utama.

Helmi berpesan agar pejabat yang baru dilantik mampu berinovasi dan berkreasi meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran maupun sumber daya. Ia menegaskan bahwa tantangan bukan alasan untuk berhenti bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Teruslah berinovasi dan berkreasi dengan segala keterbatasan. Jika merasa tidak mampu menjalankan amanah ini, silakan ajukan pengunduran diri. Jabatan adalah tanggung jawab, bukan tempat mencari kenyamanan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, termasuk perbaikan jalan dan pembangunan rumah sakit tipe A, meskipun kondisi keuangan daerah tengah mengalami efisiensi.

“Pemerintah tetap membangun untuk rakyat. Kita ingin semua masyarakat merasakan manfaatnya, mulai dari fasilitas pendidikan, infrastruktur, hingga layanan kesehatan seperti ambulans gratis,” kata Helmi.

Dalam kesempatan itu, Helmi juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ASN atas kebijakan efisiensi anggaran yang tengah dijalankan. Ia berharap semua ASN tetap ikhlas bekerja dan menjaga semangat pelayanan publik.

“Kami mohon maaf atas kebijakan efisiensi yang mungkin berdampak pada kenyamanan ASN. Namun, semua ini demi masyarakat. Mari tetap fokus dan ikhlas dalam memberikan pelayanan terbaik,” pesannya.

Selain itu, Helmi mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu tengah menyiapkan langkah strategis berupa perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari 47 menjadi 27 unit. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas kerja birokrasi serta memastikan setiap rupiah anggaran digunakan untuk kepentingan masyarakat.

“Kita sedang menyisir anggaran agar lebih tepat sasaran. Perampingan OPD ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tutup Gubernur Helmi Hasan.

Pewarta : Amg

Editing ;  Adi Saputra