TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<>>>> Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan bahwa rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-307 Kota Bengkulu akan diselaraskan dengan suasana bulan suci Ramadan. Penyesuaian ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa, tanpa mengurangi makna perayaan hari jadi daerah.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, menyampaikan bahwa seluruh agenda telah dibahas secara matang dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang Hidayah, Kantor Wali Kota, Jumat (20/2). Ia menekankan bahwa pemerintah tetap mengutamakan kegiatan yang bersifat resmi dan kenegaraan selama Ramadan berlangsung.
Menurut Medy, momentum hari jadi ke-307 tahun ini memang bertepatan dengan bulan penuh berkah. Karena itu, konsep peringatan dibuat lebih sederhana dan khidmat. Pemerintah ingin memastikan bahwa suasana religius tetap terjaga, sekaligus menjaga semangat kebersamaan dalam memperingati perjalanan panjang Kota Bengkulu.
“Agenda yang bersifat wajib dan formal tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memperingati hari jadi kota,” ujar Medy.
Sejumlah kegiatan inti yang telah dipastikan tetap berlangsung pada bulan Maret antara lain upacara bendera peringatan HUT Kota Bengkulu serta rapat paripurna istimewa di DPRD Kota Bengkulu. Kedua agenda tersebut dinilai sebagai rangkaian utama yang tidak dapat ditiadakan karena memiliki nilai historis dan konstitusional.
Upacara peringatan akan digelar dengan konsep yang lebih sederhana, namun tetap sarat makna. Sementara rapat paripurna istimewa menjadi momen refleksi atas capaian pembangunan dan evaluasi perjalanan Kota Bengkulu selama lebih dari tiga abad berdiri. Dalam forum tersebut, pemerintah daerah biasanya memaparkan berbagai program strategis, capaian kinerja, serta arah kebijakan pembangunan ke depan.
Selain itu, malam resepsi kenegaraan juga tetap dijadwalkan sebagai penutup rangkaian acara resmi. Namun pelaksanaannya akan disesuaikan dengan nuansa Ramadan, tanpa hiburan berlebihan dan tetap mengedepankan nilai-nilai kesederhanaan.
Di sisi lain, kegiatan yang bersifat hiburan massal dan perayaan meriah diputuskan untuk ditunda hingga setelah Hari Raya Idulfitri. Kebijakan ini diambil agar masyarakat dapat menikmati rangkaian hiburan dengan lebih leluasa tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah puasa.
Pemkot menilai, memaksakan kegiatan hiburan besar di tengah Ramadan berpotensi mengurangi kekhidmatan bulan suci. Oleh karena itu, jadwal sejumlah agenda populer akan digeser ke waktu yang dinilai lebih tepat.
Salah satu kegiatan yang paling dinantikan warga adalah rencana konser rakyat yang akan menghadirkan grup musik nasional. Pemerintah Kota Bengkulu telah menyiapkan konsep acara tersebut sebagai bagian dari perayaan HUT ke-307, namun pelaksanaannya baru akan dilakukan usai Lebaran.
Medy menjelaskan bahwa konser tersebut dirancang sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada masyarakat. Kendati demikian, ia memastikan bahwa konsep acara tetap dikemas secara proporsional dan tidak berlebihan.
“Walaupun nanti menghadirkan artis nasional, pelaksanaannya tetap mempertimbangkan norma dan situasi daerah. Prinsipnya tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama,” jelasnya.
Terkait siapa musisi atau band yang akan tampil, panitia pelaksana masih melakukan pembahasan dan penjajakan. Beberapa nama disebut-sebut masuk dalam daftar pertimbangan, namun hingga kini belum ada keputusan final yang diumumkan ke publik.
Lebih jauh, Medy berharap momentum HUT ke-307 Kota Bengkulu tidak hanya menjadi ajang seremonial semata, melainkan juga sarana memperkuat persatuan dan kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas, terutama selama bulan Ramadan.
Peringatan hari jadi kota, menurutnya, adalah waktu yang tepat untuk merenungkan perjalanan sejarah, memperkuat komitmen pembangunan, serta meningkatkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan penyesuaian konsep tahun ini, Pemkot Bengkulu ingin memastikan bahwa semangat perayaan tetap terasa tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah.
Dengan demikian, HUT ke-307 Kota Bengkulu diharapkan menjadi momentum reflektif yang sarat makna, tetap khidmat di bulan Ramadan, dan meriah saat waktunya tiba setelah Lebaran.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra