TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Triwulan II Tahun 2026. Sebanyak 124 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Bengkulu menerima bantuan dari Sentra Dharma Guna Kementerian Sosial Republik Indonesia dengan total nilai mencapai Rp338 juta.
Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Berendo, Kantor Dinas Sosial Kota Bengkulu, Rabu (24/6/2026), dan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, bersama jajaran Sentra Dharma Guna Kemensos RI.
Program ATENSI merupakan salah satu upaya pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang berada dalam kondisi rentan sosial. Sasaran penerima bantuan meliputi penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), korban penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), serta penerima program pemberdayaan ekonomi.
Penanggung Jawab Kepala Sentra Dharma Guna, Yoni, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program rutin Kemensos yang dilaksanakan setiap triwulan sebagai bentuk perhatian negara terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial.
“Kegiatan hari ini merupakan penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Triwulan II Tahun 2026 bagi masyarakat Kota Bengkulu. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik dan mampu membantu meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat,” ujarnya.
Menurut Yoni, bantuan yang disalurkan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan dasar penerima manfaat, tetapi juga mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan sosial secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI yang selama ini terus memberikan perhatian kepada masyarakat Kota Bengkulu melalui berbagai program bantuan sosial.
Ia menilai kehadiran Sentra Dharma Guna sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemensos menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk mendampingi dan membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial.
“Kami sangat bersyukur karena Kota Bengkulu selalu mendapat perhatian dari Kementerian Sosial. Ini membuktikan bahwa negara hadir melalui berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya penyandang disabilitas, lansia, ODHA, maupun korban NAPZA,” kata Afriyenita.
Lebih lanjut, ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para penerima manfaat untuk terus menjalani kehidupan dengan lebih optimis dan mandiri.
Program ATENSI sendiri merupakan salah satu strategi Kemensos dalam mengintegrasikan layanan rehabilitasi sosial yang tidak hanya berupa bantuan barang atau uang, tetapi juga mencakup pendampingan sosial, penguatan kapasitas individu, hingga pemberdayaan ekonomi bagi penerima manfaat.
Dengan adanya bantuan senilai Rp338 juta tersebut, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat rentan dapat terpenuhi sekaligus membantu mereka meningkatkan taraf hidup. Pemerintah juga berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam bidang kesejahteraan sosial dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Penyaluran bantuan ATENSI Triwulan II di Kota Bengkulu menjadi bukti konkret kepedulian pemerintah terhadap kelompok rentan. Melalui program ini, diharapkan para penerima manfaat dapat memperoleh kesempatan yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas hidup, memperkuat kemandirian, serta menjalani kehidupan yang lebih bermartabat di tengah masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra