TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu bergerak cepat merumuskan langkah strategis untuk mengatasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi yang dikeluhkan warga belakangan ini.
Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M, memimpin langsung rapat koordinasi khusus bersama unsur pimpinan daerah (Forkopimda) di Ruang Kerja Wali Kota pada Kamis (2/7/2026). Pertemuan ini digelar untuk memetakan akar masalah sekaligus menyusun solusi konkret di lapangan.
Weny Gaib menjelaskan bahwa pembahasan tidak hanya berfokus pada solar bersubsidi, melainkan juga menyisir ketersediaan jenis bahan bakar lain hingga gas melon.
”Kami bertemu dengan Forkopimda membahas isu kelangkaan bahan bakar, khususnya Pertalite, Pertamax, Dexlite, di samping Solar yang bersubsidi. Kami juga membahas mengenai isu kelangkaan gas LPG bersubsidi,” ujar dr. Weny Gaib setelah rapat
Saat ini, Pemkot tengah mendalami faktor penyebab fluktuasi stok agar penyaluran energi bersubsidi kembali normal dan tepat sasaran. Menyikapi situasi tersebut, Wali Kota mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan spekulatif seperti panic buyiing.
”Dukungan dan doa dari masyarakat sangat dibutuhkan agar Pemkot dapat menjalankan tugas pelayanan dan memenuhi kebutuhan energi publik secara optimal,” pungkasnya. **