TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Adhyaksa, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kabupaten Seluma bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Bengkulu bersinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Seluma menggelar kegiatan bakti sosial berupa pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis, Senin (1/9/2025).
Kegiatan ini dipusatkan di Klinik Adhyaksa Seluma, sekaligus dilaksanakan secara serentak di berbagai fasilitas kesehatan (faskes) di seluruh wilayah Kabupaten Seluma. Ratusan masyarakat, khususnya para ibu, tampak antusias mengikuti pelayanan KB gratis yang disediakan. Berbagai jenis pelayanan KB ditawarkan, mulai dari pemasangan implan, suntik KB, hingga pelayanan konsultasi kesehatan reproduksi.
Plt. Kepala Dinas P3APPKB Kabupaten Seluma, Kun Juliadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan seremonial, melainkan juga wujud nyata sinergi lintas sektor dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Pelayanan KB ini merupakan bentuk partisipasi kita dalam memeriahkan HUT ke-80 Adhyaksa di Kabupaten Seluma. Selain itu, program ini juga bertujuan meningkatkan capaian pelayanan KB, sehingga dapat mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas,” ungkap Kun.
Ia menambahkan, peringatan HUT Adhyaksa kali ini menjadi momentum penting untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama dalam bidang pengendalian penduduk. Menurutnya, akses terhadap pelayanan KB masih perlu diperluas agar semua lapisan masyarakat bisa menikmatinya tanpa hambatan biaya.
Kepala Kejaksaan Negeri Seluma melalui perwakilannya menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi antara aparat penegak hukum dengan instansi pemerintah daerah serta lembaga kesehatan merupakan bukti bahwa pembangunan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab satu sektor saja. “Kami berharap kegiatan sosial seperti ini bisa terus berlanjut, sehingga keberadaan Kejaksaan tidak hanya dirasakan dalam aspek hukum, tetapi juga hadir memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu menegaskan bahwa program KB gratis ini sangat penting untuk mendukung target nasional dalam pengendalian angka kelahiran. Dengan adanya pelayanan serentak di Seluma, diharapkan dapat meningkatkan jumlah peserta aktif KB sekaligus menekan laju pertumbuhan penduduk.
Selain pelayanan medis, acara ini juga diisi dengan edukasi singkat mengenai pentingnya perencanaan keluarga, kesehatan ibu dan anak, serta peran KB dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. Para tenaga medis yang bertugas memberikan arahan tentang metode kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan masing-masing peserta.
Masyarakat yang hadir menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas layanan gratis yang diberikan. Salah satu warga, Yuni (32), mengaku terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Kami bisa mendapatkan pelayanan tanpa harus memikirkan biaya. Semoga kegiatan seperti ini sering dilakukan,” tuturnya.
Dengan terlaksananya bakti sosial ini, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya KB semakin meningkat. Program KB tidak lagi dipandang sekadar upaya menunda kehamilan, tetapi juga bagian dari strategi menciptakan keluarga yang mandiri, sehat, dan mampu mendukung pembangunan daerah.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra