TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Upaya Pemerintah Kota Bengkulu menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Bazar Pangan Murah di halaman Kantor Wali Kota Bengkulu, kawasan Bentiring, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih rendah sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika harga komoditas kebutuhan sehari-hari.
Sejumlah bahan pangan tersedia dalam kegiatan tersebut. Mulai dari bumbu dapur, minyak goreng, telur, cabai, hingga daging ditawarkan kepada masyarakat dengan harga yang relatif terjangkau. Kehadiran bazar pun mendapat sambutan positif dari warga maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ikut mengambil bagian.
Bukan hanya menjadi tempat berbelanja murah, bazar tersebut juga memberikan kesempatan kepada pedagang lokal untuk berinteraksi langsung dengan konsumen. Skema ini dinilai menguntungkan kedua pihak karena masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga bersahabat, sedangkan pedagang memiliki akses pasar yang lebih luas.
Salah seorang pedagang cabai, Hendri, mengatakan pelaksanaan pasar murah memberikan peluang bagi pedagang untuk menjual komoditas secara langsung kepada masyarakat. Menurutnya, harga cabai yang ditawarkan dalam bazar lebih kompetitif dibandingkan harga di sejumlah tempat penjualan lainnya.
“Harga cabai yang kami jual sekitar Rp34.000 sampai Rp35.000 per kilogram. Harga tersebut cukup terjangkau bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan,” ujar Hendri.
Ia juga berharap pelaksanaan bazar berikutnya dapat menggunakan area yang lebih luas. Selain itu, pengaturan antrean dinilai perlu diperhatikan agar aktivitas transaksi berjalan lebih tertib, terutama ketika jumlah pengunjung meningkat.
Dukungan terhadap program pangan murah juga datang dari pedagang daging dan telur, Herman, yang berasal dari RPU Mitra Farm, Bentiring. Ia menilai kegiatan yang digelar pemerintah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka.
Menurut Herman, kualitas bahan pangan yang dijual tetap menjadi perhatian. Ia berharap program tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan satu kali, tetapi dapat menjadi agenda yang dilakukan secara berkala.
“Kami senang dapat ikut membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang terjangkau. Mudah-mudahan bazar seperti ini bisa kembali digelar secara rutin,” kata Herman.
Kehadiran bazar juga mendapat respons positif dari konsumen. Warga Pematang Gubernur, Vera, mengaku terbantu karena dapat membeli sejumlah kebutuhan dapur dengan harga yang menurutnya lebih ringan dibandingkan tempat belanja lainnya.
Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli minyak goreng, bawang, serta sejumlah kebutuhan rumah tangga lainnya.
“Bazar ini sangat membantu. Harga beberapa kebutuhan cukup murah sehingga masyarakat bisa berbelanja dengan lebih hemat. Kalau bisa, kegiatan seperti ini sering dilaksanakan,” ungkap Vera.
Pelaksanaan Bazar Pangan Murah menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap kondisi harga kebutuhan pokok. Stabilitas harga pangan memiliki dampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga, khususnya masyarakat yang mengandalkan pendapatan harian.
Dengan menyediakan alternatif tempat belanja yang menawarkan harga kompetitif, pemerintah diharapkan dapat membantu mengurangi tekanan pengeluaran masyarakat sekaligus menjaga konsumsi rumah tangga tetap berjalan.
Di sisi lain, keberadaan pedagang lokal dalam kegiatan tersebut juga memberikan manfaat bagi sektor UMKM. Interaksi langsung antara penjual dan konsumen dapat menjadi sarana memperluas jaringan pasar sekaligus memperkenalkan produk pangan lokal kepada masyarakat.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pelaku usaha dan menyediakan komoditas yang semakin beragam.
Bazar Pangan Murah di Kota Bengkulu pada akhirnya tidak hanya menjadi kegiatan jual beli. Program tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk mendekatkan kebutuhan pangan kepada masyarakat, menjaga keterjangkauan harga, serta memperkuat aktivitas ekonomi lokal.
Dengan pelaksanaan yang lebih teratur, lokasi yang memadai, dan sistem pelayanan yang tertib, pasar murah diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi warga Kota Bengkulu sekaligus menjadi salah satu instrumen dalam menjaga stabilitas harga pangan di daerah.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra