TEROPOINGPUBLIK.CO.ID <<<>> Bupati Seluma, Teddy Rahman, S.E., M.M., menerima kunjungan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu dalam sebuah audiensi resmi yang digelar di ruang rapat Bupati Seluma, Senin (4/8). Pertemuan ini turut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, S.E., M.SE, M.A., dan sejumlah pejabat teknis terkait.
Audiensi tersebut membahas secara mendalam mengenai evaluasi ketahanan pangan Provinsi Bengkulu, khususnya di Kabupaten Seluma, untuk periode tahun 2024–2025. Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak menyoroti berbagai tantangan dan potensi dalam penguatan sektor pangan yang menjadi tulang punggung ketahanan daerah.
Bupati Teddy Rahman dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BPKP dalam memperkuat sistem pengawasan serta implementasi program-program strategis di bidang pangan. Ia menekankan bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan bahan pangan, tetapi juga mencakup distribusi, aksesibilitas, dan kualitas konsumsi masyarakat.
“Kami sangat menyambut baik kolaborasi dengan BPKP dalam mengevaluasi sejauh mana program ketahanan pangan telah berjalan. Kabupaten Seluma memiliki potensi pertanian yang besar, namun perlu penguatan dari sisi perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan agar hasilnya optimal,” ujar Bupati Teddy.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Bengkulu menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung pemerintah daerah melalui pendampingan dan evaluasi menyeluruh terhadap program-program ketahanan pangan. Ia menyebutkan bahwa pengawasan yang dilakukan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga strategis agar mampu mendeteksi hambatan dan memberikan solusi konkret.
“BPKP tidak hanya bertugas mengaudit, tetapi juga memberikan arahan dan evaluasi agar program pemerintah berjalan efektif dan efisien. Ketahanan pangan merupakan isu nasional yang harus kita tangani bersama secara serius,” ungkapnya.
Pj. Sekda Deddy Ramdhani menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Seluma telah menjalankan berbagai program ketahanan pangan, seperti pengembangan pertanian berkelanjutan, bantuan untuk petani, hingga program diversifikasi pangan. Namun ia mengakui bahwa masih diperlukan evaluasi menyeluruh agar program tersebut dapat berdampak langsung pada masyarakat.
“Dengan adanya audiensi ini, kami berharap ada masukan konstruktif dari BPKP untuk perbaikan kebijakan dan tata kelola ketahanan pangan di Seluma,” ujar Deddy.
Pertemuan ini juga menjadi momen evaluasi awal terhadap capaian program ketahanan pangan tahun sebelumnya, sekaligus menyusun langkah-langkah strategis untuk menghadapi tantangan tahun 2025. Beberapa isu yang menjadi perhatian dalam diskusi tersebut meliputi ketahanan produksi lokal, sistem distribusi yang adil, serta peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan dan akses teknologi.
Audiensi ditutup dengan kesepakatan untuk membentuk tim evaluasi bersama yang akan bekerja mengawal implementasi program ketahanan pangan secara berkala. Pemerintah Kabupaten Seluma berharap hasil kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata dalam menciptakan kemandirian dan keberlanjutan pangan di daerah.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra