TEROPONGPUBLI.CO.ID— Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Kotamobagu secara resmi menerima kunjungan Tim Penilai Lomba PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2026 pada Selasa (8/9/2026). Kedatangan rombongan tim penilai tersebut disambut secara hangat melalui penyambutan adat setempat, “Niondon Dega Komintan”.
Agenda tahunan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu Ny. Rindah Gaib Mokoginta, S.E., M.Ec.Dev., serta Wakil Ketua TP-PKK Ny. Resty A. Mangkat Somba, S.Sos., M.H. Turut hadir jajaran pejabat jajaran Pemkot Kotamobagu, para camat, lurah, sangadi, hingga seluruh kader PKK se-Kota Kotamobagu.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., menegaskan peran mendasar TP-PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Menurutnya, program yang dijalankan organisasi tersebut lahir dari dan untuk kebutuhan masyarakat.
“Melalui 10 Program Pokok PKK, para pengurus dan seluruh kader PKK selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, menjadi penggerak, motivator, sekaligus menjadi mitra pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dan tantangan yang dihadapi masyarakat,” ujar Wali Kota.
Weny menjelaskan bahwa pada ajang kompetisi tingkat provinsi kali ini, Kotamobagu berpartisipasi dalam empat kategori utama, yaitu Lomba Tertib Administrasi PKK, Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digitalisasi, Lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UPPK), serta Lomba AKU HATINYA PKK. Kendati demikian, ia menekankan bahwa pencapaian gelar juara bukanlah satu-satunya target utama.
“Seluruh persiapan mengikuti lomba ini merupakan bagian dari komitmen dan semangat pengabdian untuk terus memperbaiki kualitas pelaksanaan program PKK, agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Senada dengan hal itu, Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu Ny. Rindah Gaib Mokoginta, S.E., M.Ec.Dev., menyampaikan apresiasinya atas kedatangan tim penilai provinsi. Ia menilai ajang ini sebagai sarana evaluasi menyeluruh terhadap kinerja organisasi yang dipimpinnya.
“Bagi kami, kehadiran Tim Penilai Lomba di Kota Kotamobagu bukan hanya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan lomba, tetapi juga merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk belajar, mengevaluasi, dan melihat kembali sejauh mana gerakan PKK telah berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Ny. Rindah.
Ny. Rindah juga menambahkan bahwa ketahanan keluarga merupakan fondasi utama dalam menopang pembangunan daerah secara menyeluruh.
“Di balik setiap kegiatan gerakan PKK, ada semangat kita semua untuk membangun keluarga, ada upaya untuk meningkatkan kesehatan, pendidikan, ketahanan keluarga, ekonomi, serta upaya untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,” tuturnya.
Pihaknya berharap masukan objektif serta arahan dari tim penilai provinsi kelak dapat menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat peran dan dampak keberlanjutan gerakan PKK di Kota Kotamobagu ke depan.
Pewarta: Gusman
Editing: Adi Saputra