Skip to main content

Forkopimda dan Pemkot Bengkulu Bersatu Pulihkan Mega Mal

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu menyatakan dukungan penuh kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam menata dan mengelola dua aset strategis daerah yang tengah berada dalam proses hukum di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu, yaitu Mega Mal dan Pasar Tradisional Modern (PTM). Dukungan itu tertuang dalam berita acara kesepakatan yang ditandatangani bersama oleh Kapolresta Bengkulu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu, Dandim 0407/Kota Bengkulu, Ketua DPRD Kota Bengkulu, serta Ketua Pengadilan Negeri Bengkulu. Penandatanganan dilakukan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Mega Mal, Kamis (28/8/2025). Kajari Bengkulu, Yeni Puspita, ditunjuk langsung oleh Kajati Bengkulu sebagai ketua tim penataan dan pengawasan Mega Mal serta PTM. Tugas utama tim ini ialah memastikan aktivitas perekonomian, khususnya di Mega Mal, dapat kembali hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, yang hadir dalam ke

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>> Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu menyatakan dukungan penuh kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam menata dan mengelola dua aset strategis daerah yang tengah berada dalam proses hukum di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu, yaitu Mega Mal dan Pasar Tradisional Modern (PTM).

Dukungan itu tertuang dalam berita acara kesepakatan yang ditandatangani bersama oleh Kapolresta Bengkulu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu, Dandim 0407/Kota Bengkulu, Ketua DPRD Kota Bengkulu, serta Ketua Pengadilan Negeri Bengkulu. Penandatanganan dilakukan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Mega Mal, Kamis (28/8/2025).

Kajari Bengkulu, Yeni Puspita, ditunjuk langsung oleh Kajati Bengkulu sebagai ketua tim penataan dan pengawasan Mega Mal serta PTM. Tugas utama tim ini ialah memastikan aktivitas perekonomian, khususnya di Mega Mal, dapat kembali hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen Pemkot untuk menghidupkan kembali pusat perbelanjaan terbesar di daerah itu. Ia menyampaikan, seluruh kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) akan diarahkan untuk dilaksanakan di Mega Mal, sehingga mampu menarik kembali minat masyarakat berkunjung.

“Mega Mal dan PTM saat ini memang masih berstatus sitaan kejaksaan. Pemkot diminta untuk membantu pengelolaan sambil menunggu putusan inkrah. Pesan dari Kajati jelas, jangan sampai kegiatan ekonomi di sini terganggu. Ketika nanti sudah resmi diserahkan kepada Pemkot, kita akan menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp2 miliar dari APBD untuk penataan dan pembenahan Mega Mal,” ujar Dedy.

Menurutnya, langkah ini tidak hanya soal pengelolaan aset, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga denyut ekonomi kota. Dengan menghidupkan kembali Mega Mal, diharapkan perputaran usaha dan peluang kerja bagi masyarakat bisa meningkat.

Sementara itu, Irwandi Saputra, yang ditunjuk Wali Kota sebagai pengelola sementara Mega Mal, menyampaikan bahwa salah satu strategi untuk menarik kembali pengunjung adalah dengan memperbanyak kegiatan dan event. Sejauh ini, sudah ada lima tenant baru yang bergabung, meski masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

“Untuk menghidupkan Mega Mal, kuncinya adalah event. Kami sudah mulai menghadirkan tenant baru, dan ke depan akan terus memperbaiki berbagai fasilitas, mulai dari pencahayaan, kebersihan, hingga penataan area depan yang masih dipenuhi pedagang. Semua ini membutuhkan perhatian bersama,” jelas Irwandi.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini Mega Mal dan PTM telah memiliki akun media sosial resmi yang siap diluncurkan. Keberadaan media sosial ini diharapkan mampu menjadi sarana informasi sekaligus promosi kepada masyarakat bahwa Mega Mal dan PTM tetap beroperasi.

“Lewat medsos, kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa Mega Mal masih aktif. Kami juga mendorong agar berbagai OPD menggelar acara di sini, sehingga suasana kembali ramai dan ekonomi di sekitar kawasan ini ikut bergerak,” tambahnya.

Dengan dukungan Forkopimda dan langkah konkret Pemkot Bengkulu, diharapkan Mega Mal serta PTM tidak hanya pulih dari keterpurukan, tetapi juga kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial warga Kota Bengkulu.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra