TEROPONGPUBLIK.CO.ID-Saat ini, lapas Perempuan Kelas II Bengkulu, menangani sekitar 88 warga binaan, di antaranya 15 masih dalam status tahanan. Kabar baiknya, klinik Pratama lapas Perempuan Kelas II Bengkulu telah diresmikan oleh Kepala PJ Walikota Bengkulu,Arif Gunadi , dengan harapan memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat, terutama Warga Binaan Perempuan (WBP) kelas II Bengkulu.
"Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, pihak lapas telah menemukan solusi kreatif. Meskipun anggarannya terbatas, mereka telah menjalin kerja sama dengan BPJS. WBP yang memiliki BPJS dan berada di luar kota Bengkulu akan dipindahkan ke kota Bengkulu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik. Bagi yang belum memiliki BPJS, mereka akan diajukan ke Dinas Sosial kota Bengkulu untuk konsultasi.
"Meskipun perlengkapan kesehatan di lapas Perempuan Kelas II Bengkulu masih belum sekomprehensif yang ada di luar, pihak lapas terus berupaya untuk mengajukan pembaruan. Saat ini, lapas memiliki dua dokter, seorang dokter gigi dan seorang dokter umum, serta seorang apoteker."ungka Kalapas Gayatri Rachmi Rilowati.
Gayatri Rachmi Rilowati menambahkan, "Kami tetap berusaha untuk meningkatkan perlengkapan kesehatan di lapas ini, meskipun tidak sebanding dengan fasilitas luar. Namun, jika pengobatan di lapas tidak memadai, kami akan merujuk warga binaan ke fasilitas kesehatan eksternal."
"Dengan berdirinya klinik Pratama lapas Perempuan Kelas II Bengkulu, WBP kini dapat menikmati layanan kesehatan yang lebih cepat dan komprehensif. Saat ini, belum ada kasus penyakit serius yang tidak bisa ditangani oleh tim medis di lapas Perempuan Kelas II Bengkulu."pungkasnya.
Pewarta: Herdianson
Editing : Adi Saputra.