TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Sebuah unggahan di media sosial Facebook menjadi perhatian warganet setelah muncul komentar dari akun yang mengaku sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Lebong Tengah dan mempertanyakan adanya dugaan tuduhan asusila yang diarahkan kepadanya.
Berdasarkan pantauan media ini pada unggahan akun Facebook Joyce Lakone, pemilik akun menuliskan status berbunyi, "KANTOR KUA ... SEMLAKO PUNYA CERITA" yang disertai sejumlah emoji. Unggahan tersebut mendapat puluhan reaksi dan sejumlah komentar dari pengguna Facebook.
Di kolom komentar unggahan tersebut, akun bernama Faqih Al Kautsar menuliskan, "Maaf pak, saya kepala KUA Lebong Tengah, semelako atas, bapak menuduh saya asusila?"
Komentar tersebut menunjukkan adanya keberatan dari akun yang bersangkutan terhadap dugaan tuduhan asusila yang diduga berkaitan dengan unggahan tersebut. Komentar itu kemudian mendapat tanggapan dari pengguna Facebook lainnya dan memicu diskusi lanjutan di kolom komentar.
Namun demikian, dari unggahan dan tangkapan layar yang diperoleh media ini, belum diketahui secara pasti pihak yang dimaksud dalam status tersebut maupun konteks lengkap yang melatarbelakangi munculnya pertanyaan mengenai tuduhan asusila itu.
Selain itu, media ini belum dapat memverifikasi secara independen identitas pemilik akun Facebook Faqih Al Kautsar yang mengaku sebagai Kepala KUA Lebong Tengah. Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait mengenai unggahan maupun komentar yang beredar di media sosial tersebut.
Untuk menjaga prinsip keberimbangan, media ini masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna memperoleh klarifikasi dan penjelasan lebih lanjut mengenai persoalan yang menjadi perbincangan di ruang publik tersebut.
Catatan Wartawan: Berita ini disusun berdasarkan fakta yang tampak pada unggahan dan kolom komentar media sosial Facebook. Media ini tidak menyimpulkan kebenaran substansi dugaan yang diperbincangkan dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta hak jawab bagi semua pihak.Pewarta : Harlis Sang Putra
Editing : Adi Saputra