Skip to main content

GENTING Kota Bengkulu: Wawali Ronny Ajak Semua Pihak Jadi Orang Tua Asuh Cegah Stunting

GENTING Kota Bengkulu: Wawali Ronny Ajak Semua Pihak Jadi Orang Tua Asuh Cegah Stunting

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota Bengkulu semakin gencar menekan angka stunting di wilayahnya. Melalui momen *kick off* Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang digelar Senin (11/8/2025), Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing, menegaskan bahwa penanganan stunting menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.

Ronny, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bengkulu, menyampaikan bahwa GENTING dirancang sebagai gerakan gotong royong masyarakat yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga masyarakat umum. Melalui gerakan ini, setiap pihak diharapkan menjadi “orang tua asuh” bagi anak-anak yang berisiko atau sudah terindikasi stunting.

“Kita sangat fokus terhadap 41 anak yang saat ini terindikasi stunting di Kota Bengkulu. Kita keroyokan, semua pihak terlibat. Tidak hanya DP3AP2KB dan Dinas Kesehatan, tetapi semua OPD dan pemangku kepentingan lainnya. Harapannya, ke depan masalah stunting bisa dicegah sejak awal dan benar-benar tuntas,” ujar Ronny.

Ia menambahkan, pemerintah telah memetakan siapa saja yang akan menjadi orang tua asuh untuk 41 anak tersebut. Langkah ini dilakukan agar penanganan dapat bersifat langsung, terukur, dan berkelanjutan.

“Mudah-mudahan, insya Allah, dengan niat baik dan kerja sama semua pihak, anak-anak yang terindikasi stunting ini bisa tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan membanggakan seperti harapan kita semua,” lanjutnya.

Libatkan OPD dan Forkopimda

Ronny menyebut, gerakan GENTING akan berjalan optimal jika didukung penuh oleh semua OPD dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ia berencana membagi tanggung jawab secara langsung, di mana minimal satu anak menjadi tanggung jawab satu OPD.

“Saya berharap seluruh OPD bisa memegang kendali dalam menggerakkan GENTING. Minimal satu anak menjadi tanggung jawab per OPD. Untuk Forkopimda, saya akan berkoordinasi agar mereka juga ikut terlibat. Semakin banyak yang peduli, semakin besar peluang kita menghapus stunting di Kota Bengkulu,” jelasnya.

Bagi Ronny, stunting bukan sekadar masalah gizi, melainkan persoalan masa depan bangsa. Anak yang tumbuh dengan gizi buruk berisiko mengalami keterlambatan perkembangan fisik dan kognitif. Oleh karena itu, gerakan GENTING diharapkan menjadi wadah untuk mewujudkan generasi sehat, kuat, dan berdaya saing tinggi.

“Gerakan ini sangat penting karena kita ingin anak-anak Bengkulu terbebas dari stunting, menjadi generasi yang cerdas, kuat, dan siap membangun daerah di masa depan,” tegasnya.

Bantuan Sembako untuk Keluarga Anak Stunting

Sebagai bagian dari *kick off* GENTING, Ronny bersama istrinya serta para kepala OPD menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga anak-anak yang terindikasi stunting. Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga, terutama anak-anak, sehingga risiko stunting dapat ditekan.

“Bantuan ini bukan hanya simbolis, tetapi bentuk kepedulian nyata. Kebutuhan gizi yang tercukupi menjadi kunci utama dalam mencegah dan mengatasi stunting,” kata Ronny.

Ia berharap, pemberian bantuan ini bisa memotivasi pihak lain, termasuk sektor swasta dan masyarakat umum, untuk turut serta dalam gerakan ini. Menurutnya, stunting adalah masalah bersama yang membutuhkan solusi bersama pula.

GENTING sebagai Model Pencegahan

GENTING di Kota Bengkulu diharapkan dapat menjadi model pencegahan stunting yang efektif. Dengan pola “orang tua asuh”, setiap anak yang rentan akan mendapatkan perhatian khusus, mulai dari pemenuhan gizi, pemantauan kesehatan, hingga pendampingan keluarga.

Pemerintah Kota Bengkulu juga akan melakukan evaluasi rutin terhadap perkembangan anak-anak yang menjadi sasaran program. Jika hasilnya positif, program ini berpotensi diperluas hingga mencakup pencegahan stunting secara menyeluruh di semua wilayah kota.

“Intinya, kita ingin bergerak bersama. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, semua bersatu demi generasi masa depan yang sehat dan cerdas. Itulah semangat GENTING,” tutup Ronny.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap angka stunting yang masih ada saat ini dapat ditekan secara signifikan. Lebih dari itu, gerakan ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif bahwa mencegah stunting bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra