Skip to main content

Gubernur Helmi Hasan Beri Apresiasi untuk Band Disabilitas Panti Amal Mulia

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan berbincang bersama anggota Band Disabilitas Panti Amal Mulia saat sarapan dan menikmati kopi di Pendopo Balai Raya Semarak, Selasa (18/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas penampilan mereka dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID — Panggung peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Balai Raya Semarak, Senin (17/8/2026), meninggalkan kesan tersendiri bagi Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. Penampilan Band Disabilitas Panti Amal Mulia tidak hanya menghibur para tamu yang hadir, tetapi juga memperlihatkan bahwa keterbatasan fisik bukan alasan untuk berhenti berkarya.

Sehari setelah tampil dalam agenda syukuran kemerdekaan tersebut, para anggota band kembali mendapat undangan khusus dari Gubernur Helmi Hasan. Namun, kali ini suasananya jauh berbeda. Mereka tidak diminta naik ke panggung, melainkan diajak menikmati sarapan pagi, kopi, dan percakapan santai bersama orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu itu.

Pertemuan berlangsung di Pendopo Balai Raya Semarak, Selasa (18/8/2026). Dalam suasana yang lebih dekat dan informal, Helmi Hasan berbincang langsung dengan para anggota Band Disabilitas Panti Amal Mulia.

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi para anggota band untuk menceritakan pengalaman, aktivitas bermusik, hingga harapan mereka ke depan. Helmi juga memberikan perhatian terhadap potensi yang dimiliki kelompok tersebut agar dapat terus berkembang dan memperoleh kesempatan tampil lebih luas.

Menurut Helmi, kreativitas tidak mengenal batas. Kemampuan seseorang untuk menghasilkan karya semestinya tidak dinilai dari kondisi fisik, melainkan dari semangat, kemampuan, dan kemauan untuk terus belajar serta berusaha.

Ia menilai aktivitas bermusik yang dilakukan para penyandang disabilitas tersebut merupakan kegiatan positif yang patut memperoleh dukungan. Karena itu, pemerintah dan berbagai pihak diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan di hadapan publik.

Helmi berharap Band Disabilitas Panti Amal Mulia tidak berhenti tampil di panggung-panggung lokal. Ia bahkan mendorong kelompok tersebut untuk mendapatkan kesempatan tampil dalam berbagai kegiatan berskala besar hingga tingkat nasional.

“Apa yang telah dilakukan ini merupakan kegiatan positif yang harus kita dukung. Mereka harus diberikan wadah untuk terus berkreasi dan tampil di panggung-panggung besar, tidak hanya di Bengkulu, tetapi juga di tingkat nasional,” kata Helmi.

Dukungan tersebut tidak hanya disampaikan dalam bentuk motivasi. Pada penghujung pertemuan, Gubernur Bengkulu memberikan sejumlah bantuan sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat dan kreativitas para anggota band.

Bantuan yang diberikan antara lain beasiswa pendidikan jenjang magister atau S2 bagi satu orang anggota, satu unit smartphone untuk satu orang, serta uang pembinaan bagi Band Disabilitas Panti Amal Mulia.

Pemberian bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menjadi pemacu semangat bagi para anggota untuk terus mengembangkan kemampuan. Dukungan terhadap pendidikan juga dinilai penting agar kesempatan meningkatkan kapasitas diri semakin terbuka.

Kehadiran Band Disabilitas Panti Amal Mulia dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan pentingnya menciptakan ruang inklusif sehingga penyandang disabilitas tidak hanya menjadi penerima perhatian, tetapi juga dapat tampil sebagai pelaku, pencipta karya, dan bagian aktif dalam kehidupan sosial.

Bagi para anggota band, pertemuan bersama Gubernur Helmi Hasan bukan sekadar sarapan bersama. Momen tersebut menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan mereka dalam berkarya sekaligus pesan bahwa panggung prestasi terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan dan semangat.

Dengan dukungan yang berkelanjutan, Band Disabilitas Panti Amal Mulia diharapkan mampu memperluas kiprahnya, membawa nama Bengkulu ke berbagai panggung, serta membuktikan bahwa musik dapat menjadi jembatan untuk menghadirkan kesetaraan dan menghapus stigma terhadap penyandang disabilitas.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra