Skip to main content

Irjen Kemenperin Dorong Bengkulu Tengah Siapkan Kawasan Industri

Irjen Kemenperin Dorong Bengkulu Tengah Siapkan Kawasan Industri

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya di sektor industri dan perlindungan hukum masyarakat. Hal tersebut tercermin dari audiensi yang diterima langsung oleh Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., bersama dua mitra strategis, yakni Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Wawan Adil, yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati, Senin (29/12/2025).

Audiensi ini turut dihadiri Ketua TP PKK Bengkulu Tengah, Dr. Susilo Damarini Rachmat, SKM., MPH., Penjabat Sekretaris Daerah Ayatul Mukhtadin, S.H., para asisten, staf ahli, kepala OPD terkait, serta jajaran kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen kolektif pemerintah daerah dalam menyambut peluang kerja sama lintas sektor.

Pertemuan pertama dilakukan bersama Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian RI, Dr. M. Rum, S.H., M.H., beserta rombongan. Dalam suasana dialog yang konstruktif, pertemuan ini membahas arah dan strategi pengembangan sektor industri di Bengkulu Tengah agar mampu tumbuh lebih kompetitif dan berkelanjutan. Irjen Kemenperin mendorong pemerintah daerah untuk mulai menyiapkan kawasan industri yang terencana, sekaligus bersikap lebih responsif terhadap berbagai program dan kebijakan yang digulirkan pemerintah pusat.

Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, menyampaikan bahwa daerahnya memiliki potensi besar dalam pengembangan industri kecil dan menengah yang perlu dikelola secara serius. Menurutnya, pembinaan berkelanjutan menjadi kunci agar pelaku usaha lokal mampu naik kelas dan berdaya saing. “Audiensi ini menjadi momentum penting bagi Bengkulu Tengah untuk mempercepat langkah menuju daerah pengembangan industri. Kami berharap adanya dukungan dan pendampingan dari Kementerian Perindustrian,” ujar Bupati.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitarոՠ400 pelaku UKM di sektor industri di Bengkulu Tengah. Pemerintah daerah telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah sentra unggulan, di antaranya industri batik khas Bengkulu Tengah, olahan jeruk kalamansi, serta kerajinan bambu. Bupati berharap potensi tersebut dapat dikembangkan secara lebih terarah melalui sinergi dengan pemerintah pusat, termasuk fasilitasi akses kebijakan, pembiayaan, dan pemasaran.

Usai audiensi dengan Kementerian Perindustrian, agenda dilanjutkan dengan pertemuan bersama Lembaga Bantuan Hukum Wawan Adil. Dalam audiensi tersebut, LBH Wawan Adil menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dalam memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu yang menghadapi persoalan hukum.

Perwakilan LBH Wawan Adil menjelaskan bahwa lembaganya telah terverifikasi dan terakreditasi secara resmi. Mereka berkomitmen mendukung visi pembangunan daerah dengan memberikan layanan bantuan hukum yang profesional dan berkeadilan. Ke depan, koordinasi dengan OPD terkait akan dilakukan untuk menentukan bentuk peran konkret yang dapat diberikan kepada masyarakat Bengkulu Tengah.

Bupati Rachmat Riyanto menyambut positif komitmen tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan lembaga bantuan hukum merupakan mitra penting pemerintah daerah dalam memastikan akses keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, perlindungan hukum yang baik akan berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi yang inklusif.

Melalui dua audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta lembaga mitra strategis, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan perlindungan hukum secara berkelanjutan di Bengkulu Tengah.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra