TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Di momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, masyarakat Provinsi Bengkulu menerima hadiah istimewa. Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menepati salah satu janji kampanyenya dengan menyerahkan 130 unit ambulans untuk desa dan kelurahan di seluruh provinsi. Program ini menjadi langkah nyata menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan merata hingga ke pelosok daerah.
Prosesi penyerahan ambulans dilakukan secara simbolis di halaman Kantor Gubernur Bengkulu pada Sabtu (16/8). Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda, perangkat daerah, perwakilan kepala desa, serta sejumlah tokoh masyarakat yang ikut menyaksikan momen bersejarah ini.
Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menekankan bahwa program ini dirancang untuk memastikan setiap desa dan kelurahan memiliki akses terhadap ambulans gratis. Menurutnya, layanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang tidak boleh dibatasi hanya di wilayah perkotaan.
“Saya dan Wakil Gubernur Mian dulu sudah berkeliling ke desa-desa. Ternyata banyak masyarakat yang belum pernah melihat, apalagi merasakan langsung manfaat uang APBD. Maka hari ini, cita-cita agar seluruh desa dan kelurahan memiliki ambulans gratis mulai kita wujudkan,” ujar Helmi.
Ambulans untuk Semua, Layanan Gratis Tanpa Pungutan
Gubernur menegaskan bahwa pengelolaan ambulans akan dilakukan langsung oleh pemerintah desa, agar pemanfaatannya lebih tepat sasaran dan mudah diakses masyarakat. Ia juga memastikan bahwa tidak ada biaya yang dibebankan kepada warga yang menggunakan fasilitas tersebut.
“Ambulans ini dibeli dengan uang rakyat, maka wajib kembali untuk kepentingan rakyat. Tidak boleh ada pungutan. Harapannya, seluruh masyarakat bisa merasakan manfaatnya, terutama ketika ada kondisi darurat yang membutuhkan transportasi medis cepat,” tegasnya.
Program ambulans desa ini disambut antusias oleh masyarakat. Sejumlah kepala desa yang hadir menyatakan bahwa keberadaan ambulans akan sangat membantu warga, khususnya di wilayah pedalaman yang jauh dari pusat layanan kesehatan.
Bertahap Hingga 100 Persen Desa Terlayani
Helmi Hasan menyampaikan, penyaluran tahun ini baru mencakup 130 unit ambulans. Jumlah tersebut akan terus ditambah secara bertahap hingga semua desa dan kelurahan di Bengkulu mendapatkan fasilitas serupa.
“Tahun depan rencananya kita bagikan lagi sekitar 500 unit. Targetnya, seluruh desa bisa memiliki ambulans gratis. Tahun ini anggaran terbesar kita fokuskan pada pembangunan jalan, agar akses masyarakat juga semakin lancar. Ke depan, program ini akan terus kita lanjutkan,” jelasnya.
Langkah ini, kata Helmi, menjadi bukti nyata bahwa pembangunan di Bengkulu tidak hanya terfokus pada infrastruktur jalan, tetapi juga menyentuh sektor kesehatan yang sangat vital. Dengan adanya ambulans di setiap desa, ia optimistis kualitas pelayanan kesehatan akan meningkat.
Komitmen Perkuat Layanan Kesehatan
Selain program pembagian ambulans, Helmi Hasan juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor kesehatan di Bengkulu melalui berbagai kebijakan lain. Salah satunya adalah pencanangan program BPJS gratis bagi masyarakat agar tidak ada lagi warga yang terkendala biaya saat berobat.
Ia juga bertekad meningkatkan kapasitas RSUD M. Yunus Bengkulu menjadi rumah sakit rujukan utama dengan fasilitas dan layanan setara rumah sakit besar di luar provinsi. Menurutnya, hal ini penting agar warga Bengkulu tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke daerah lain.
“Pemerintah harus hadir di saat rakyat membutuhkan. Baik melalui fasilitas kesehatan, jaminan layanan, maupun infrastruktur pendukung. Dengan cara ini, kita ingin memastikan bahwa kesejahteraan masyarakat Bengkulu terus meningkat,” ungkapnya.
Kado HUT RI ke-80 untuk Rakyat Bengkulu
Bagi Pemerintah Provinsi Bengkulu, pembagian 130 ambulans ini bukan sekadar program, melainkan wujud nyata rasa syukur atas usia kemerdekaan yang ke-80 tahun. Helmi Hasan menyebutnya sebagai kado istimewa bagi seluruh masyarakat.
“Ini hadiah HUT RI ke-80 untuk rakyat Bengkulu. Kita ingin semangat kemerdekaan bukan hanya dirasakan dalam upacara, tapi juga hadir dalam bentuk layanan nyata yang bermanfaat langsung untuk masyarakat,” tutup Helmi.
Dengan adanya program ini, masyarakat Bengkulu diharapkan semakin merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya di pusat kota, tetapi juga hingga pelosok desa di ujung provinsi.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra