TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia olahraga, khususnya cabang renang. Hal itu ditandai dengan dibukanya Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Renang Antar Perkumpulan Tahun 2026 yang digelar di Kolam Renang Gelora Merah Putih Bengkulu, Sabtu (16/5/2026).
Ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut diikuti lebih dari 600 atlet dari 28 perkumpulan renang se-Provinsi Bengkulu. Para atlet yang terdiri dari 310 peserta putra dan 210 peserta putri itu bersaing memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Bengkulu serta sejumlah penghargaan bergengsi lainnya.
Pembukaan kejuaraan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mewakili Gubernur Bengkulu. Dalam sambutannya, Herwan menegaskan bahwa Kejurprov bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah pembinaan atlet muda agar mampu bersaing hingga level nasional dan internasional.
“Kejuaraan ini bukan hanya sekadar kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda, mempererat persaudaraan antardaerah, serta menumbuhkan sportivitas dan disiplin,” ujar Herwan.
Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menjadi sinyal positif bahwa olahraga renang di Bengkulu berkembang pesat dan memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet berprestasi.
“Ini menunjukkan atlet-atlet renang kita, khususnya usia dini, memiliki kemampuan yang tidak kalah dibanding daerah lain,” katanya.
Herwan juga menegaskan Pemprov Bengkulu akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga akuatik, termasuk peningkatan kualitas sarana dan prasarana olahraga. Ia mengungkapkan Kolam Renang Gelora Merah Putih yang menjadi lokasi pertandingan telah mendapat perbaikan pada tahun 2025 lalu.
Selain itu, ia meminta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dispora Provinsi Bengkulu agar terus menjaga pengelolaan fasilitas olahraga tersebut sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat dan atlet.
“Kami titip kepada UPT Dispora untuk terus melakukan penataan dan pengelolaan dengan baik,” tegasnya.
Herwan bahkan menyatakan dukungannya apabila ke depan pengelolaan kolam renang dipercayakan kepada Pengurus Provinsi Akuatik Indonesia Bengkulu agar perawatan fasilitas lebih optimal.
“Saya setuju jika pengelolaannya dilakukan bersama pengurus Akuatik. Tinggal kita bahas lebih lanjut,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Federasi Akuatik Indonesia Provinsi Bengkulu, Erna Sari Dewi, mengatakan Kejurprov Renang 2026 menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet menuju event yang lebih besar.
“Hari ini ada 28 perkumpulan yang ikut serta dalam Kejurprov. Ini menjadi bukti bahwa minat olahraga renang di Bengkulu semakin meningkat,” ujar Erna.
Ia optimistis dengan dukungan pemerintah daerah, KONI, dan seluruh pihak terkait, Bengkulu akan mampu melahirkan atlet-atlet renang berprestasi.
“Nothing is impossible. Ke depan akan lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Bengkulu di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Erna juga mengapresiasi peningkatan kualitas fasilitas kolam renang yang kini dinilai jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
“Sekarang kondisi air kolam jauh lebih baik dan bersih. Dulu terlihat keruh, sekarang sudah biru dan nyaman digunakan,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Pengprov Akuatik Bengkulu saat ini juga telah memiliki delapan wasit dan juri bersertifikat nasional. Pada Kejurprov kali ini, sekitar 58 wasit dan juri diterjunkan guna menjamin profesionalitas pertandingan.
Ia berharap pembangunan fasilitas pendukung seperti kolam pemanasan dan tribun penonton dapat segera direalisasikan sehingga Bengkulu memiliki venue renang yang memenuhi standar nasional.
Hal senada disampaikan Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain. Ia menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait rencana pembangunan sejumlah fasilitas olahraga renang.
“Kita akan membangun beberapa sarana dan prasarana olahraga, termasuk kolam pendinginan dan tribun penonton,” ujarnya.
Bahkan, lanjut Teuku, Bengkulu memiliki target jangka panjang membangun kolam renang bertaraf internasional agar mampu menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan nasional.
“Insyaallah ke depan kita memiliki fasilitas standar internasional sehingga Bengkulu tidak malu menjadi tuan rumah event nasional,” katanya.
Ketua Panitia Kejurprov Renang 2026, Yayat Wahyudi, menambahkan bahwa kejuaraan ini menjadi agenda strategis dalam mencetak bibit atlet potensial di cabang olahraga renang.
“Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya bisa membawa nama Bengkulu ke tingkat lebih tinggi,” ujarnya.
Yayat menjelaskan, panitia juga menghadirkan dua wasit bersertifikat nasional dari pusat untuk mendukung kualitas pertandingan.
Kejurprov Renang Antar Perkumpulan 2026 berlangsung pada 16–17 Mei 2026 di Kolam Renang Gelora Merah Putih Bengkulu. Kejuaraan mempertandingkan kelompok umur KU I hingga KU VII untuk kategori race dan fun swimming menggunakan kolam 50 meter delapan lintasan.
Selain perebutan medali, panitia juga menyiapkan penghargaan best swimmer, trofi klub terbaik, serta uang pembinaan bagi atlet berprestasi.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra