TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<<< Dalam rangkaian debat calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Seluma, isu kesetaraan gender menjadi salah satu topik penting yang dibahas. Kedua pasangan calon (paslon) bupati menegaskan komitmen mereka untuk memberikan ruang yang lebih besar bagi perempuan dalam pemerintahan. Mereka sepakat bahwa perempuan memiliki peran penting dan harus diberi kesempatan yang sama untuk mengisi jabatan strategis.
Calon bupati nomor urut 1, Teddy Rahman, menjelaskan bahwa jika terpilih, pemerintahannya akan memprioritaskan penempatan perempuan di posisi yang sesuai dengan kompetensinya. Teddy menekankan pentingnya membagi pekerjaan secara proporsional sesuai kemampuan dan bidang yang relevan.
“Kami akan menempatkan perempuan di pos-pos yang tepat sesuai dengan bidang dan kemampuannya. Setiap tugas akan dibagi berdasarkan keahlian masing-masing, tanpa melihat perbedaan gender,” ujar Teddy dalam debat.
Di sisi lain, calon bupati nomor urut 2, Erwin Octavian, mengklaim bahwa pemerintahan sebelumnya sudah mulai mengimplementasikan kebijakan yang berpihak kepada perempuan. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk nyata dari upaya mencapai kesetaraan gender di Seluma.
“Dalam periode saya, sudah ada tiga kepala desa perempuan yang berhasil ditempatkan. Kami percaya bahwa kesetaraan gender adalah hal penting, karena ada tugas-tugas yang lebih efektif dilakukan oleh perempuan dibanding laki-laki,” kata Erwin. Ia menambahkan, peran perempuan di pemerintahan dapat membawa perspektif baru yang bermanfaat untuk masyarakat.
Baik Teddy maupun Erwin menyatakan bahwa mereka mendukung penuh keterlibatan perempuan dalam pemerintahan. Mereka berharap, dengan semakin banyaknya perempuan yang terlibat di posisi strategis, akan tercipta pemerintahan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan seluruh masyarakat.
Kesetaraan gender dalam birokrasi dan pemerintahan menjadi isu yang semakin krusial, terutama di era modern ini. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya peran perempuan, Kabupaten Seluma diharapkan dapat menjadi contoh daerah yang berhasil memajukan prinsip kesetaraan gender di tingkat lokal.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra