Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Hadiri Tabligh Musibah, Serahkan Dokumen “3 in 1” untuk Keluarga Almarhumah

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menghadiri tabligh musibah malam ke-3 almarhumah Samsinar di Gading Cempaka, sekaligus menyerahkan dokumen kependudukan 3 in 1 kepada keluarga.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menunjukkan kepedulian dan empatinya kepada warga dengan menghadiri kegiatan tabligh musibah malam ke-3 atas wafatnya almarhumah Samsinar Binti Bustami. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman duka yang berlokasi di Jalan P. Natadirja, RT 05, RW 02, Kelurahan Jalan Gedang, Kecamatan Gading Cempaka, pada Minggu malam (19/4/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Kota Bengkulu ini menjadi bentuk nyata kedekatan pemerintah dengan masyarakat, khususnya dalam momen duka yang dirasakan oleh keluarga yang ditinggalkan. Dalam suasana yang penuh haru, Dedy Wahyudi menyampaikan secara langsung ungkapan belasungkawa kepada pihak keluarga.

Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa duka cita mendalam atas berpulangnya almarhumah. Ia juga mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta seluruh amal ibadahnya diterima.

“Semoga almarhumah wafat dalam keadaan husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Dedy di hadapan keluarga dan para pelayat.

Selain menyampaikan doa, kehadiran Wali Kota juga menjadi momentum untuk memperlihatkan komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam memberikan pelayanan cepat dan responsif kepada masyarakat, termasuk dalam hal administrasi kependudukan.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kota Bengkulu melalui instansi terkait menyerahkan dokumen kependudukan “3 in 1” kepada keluarga almarhumah. Dokumen tersebut meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta Akta Kematian yang telah diperbarui.

Program “3 in 1” ini merupakan inovasi pelayanan publik yang bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen penting pasca peristiwa kematian anggota keluarga. Dengan adanya layanan ini, keluarga tidak perlu lagi mengurus dokumen secara terpisah dan berulang, sehingga proses administrasi menjadi lebih cepat, efisien, dan terintegrasi.

Dedy Wahyudi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang administrasi kependudukan. Ia berharap program ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam situasi duka.

“Pemerintah hadir tidak hanya dalam pembangunan, tetapi juga dalam situasi sosial kemasyarakatan seperti ini. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah dan cepat,” tambahnya.

Warga sekitar yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kehadiran Wali Kota dan langkah cepat pemerintah dalam membantu keluarga almarhumah. Mereka menilai kehadiran pemimpin daerah di tengah masyarakat memberikan semangat tersendiri bagi keluarga yang sedang berduka.

Tabligh musibah malam ke-3 ini juga diisi dengan pembacaan doa bersama, tausiyah, serta dzikir yang diikuti oleh keluarga, tetangga, dan tokoh masyarakat setempat. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang acara berlangsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial terus terjaga di tengah masyarakat Kota Bengkulu. Pemerintah pun berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi warganya dalam berbagai kondisi.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra